Kawasan Stadion Kanjuruhan Kembali Ramai, Dispora Segera Bahas Nasib PKL | Jatim TIMES

Kawasan Stadion Kanjuruhan Kembali Ramai, Dispora Segera Bahas Nasib PKL

Sep 14, 2021 18:25
Area depan Stadion Kanjuruhan yang banyak ditempati PKL.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Area depan Stadion Kanjuruhan yang banyak ditempati PKL.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di depan gerbang area Stadion Kanjuruhan nampaknya menjadi perhatian tersendiri. Rencananya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang akan segera melakukan rapat untuk membahas keberadaan PKL yang rutin beraktivitas di sepanjang area kandang Arema tersebut.

Pembahasan tersebut salah satunya berkaitan dengan keberadaan PKL seiring dengan ditetapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang membuat area Stadion Kanjuruhan harus ditutup. Penutupan dilakukan karena dinilai sebagai salah satu tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Baca Juga : Kisah Anak Pemulung yang Berhasil Juarai Lomba Karate, Ingin Jadi Polisi

"Akan segera kami rapatkan ya, mungkin besok Rabu (15/9/2021)," ujar Kepala Dispora Kabupaten Malang, Nazarrudin Hasan, Selasa (14/9/2021) melalui sambungan telepon. 

Lebih jauh menjelaskan jika pihaknya belum bisa memastikan kapan area Stadion Kanjuruhan akan kembali dibuka untuk umum. Meskipun saat ini, dari pantauan di lapangan, beberapa masyarakat juga sudah ada yang melakukan aktivitas di area Stadion Kanjuruhan. Baik untuk olahraga, ataupun pegawai dan staf Dispora yang memang berkantor di area tersebut. 

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ini juga belum bisa memastikan, berapa jumlah PKL yang memang terdata dan biasa berjualan di area Stadion Kanjuruhan. 

"Kalau datanya mungkin nanti waktu rapat baru bisa kita pastikan. Tapi kalau PKL ini juga banyak yang insidentil. Artinya, bisa saja hari ini mereka jualan di sana kemudian hari selanjutnya enggak. Yang jelas, kalau masyarakat sudah diperbolehkan masuk, kemungkinan PKL juga akan berangsur masuk juga," terang pria yang akrab disapa Nazar ini. 

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, sejak diterapkannya PPKM pada sekitar bulan Juli lalu, area Stadion Kanjuruhan tidak dibuka untuk umum. Sedangkan pegawai dan staf Dispora Kabupaten Malang yang berkantor di sana masih diperbolehkan masuk. Pun masyarakat yang akan berolahraga, meskipun kendaraanya harus diparkir di depan gerbang masuk menuju Stadion Kanjuruhan. 

Baca Juga : Perpres No 82 Resmi Diterbitkan, Menag Yaqut: Wujud Komitmen Besar Pemerintah ke Pesantren

Sementara itu, pihak Satpol PP juga tidak mau asal untuk melakukan penertiban para PKL tersebut. Sekretaris Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando Hashiholan Matondang menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Dispora sebelum melakukan penertiban. 

"Paling tidak, kami bisa mencarikan solusi bagi mereka (PKL). Kalau memang mereka bukan yang biasa berjualan di area Stadion Kanjuruhan, apakah mereka bisa difasilitasi untuk dapat berjualan di dalam. Jadi tidak sekedar menertibkan. Kalau PKL yang di dalam, jelas terdata oleh Dispora, makanya tertib," ujar Firmando, Selasa (14/9/2021).

Sementara itu, diduga para PKL yang berjualan di depan gerbang Stadion Kanjuruhan itu adalah PKL yang biasa berjualan di dalam area Stadion Kanjuruhan. Pihak Dispora Kabupaten Malang pun juga masih belum dapat memastikan, apakah PKL itu yang biasanya berjualan di dalam area Stadion Kanjuruhan. 

Topik
pkl stadion kanjuruhan Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang

Berita Lainnya