Warga yang mengurus dokumen kependudukan melalui pintu barat Dispendukcapil (Joko Pramono/Jatim TIMES)
Warga yang mengurus dokumen kependudukan melalui pintu barat Dispendukcapil (Joko Pramono/Jatim TIMES)

Setelah hasil tes swab pada 3 pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) dinyatakan negatif Covid-19, hari ini (Selasa, 2/6/2020), Pemkab Tulungagung resmi membuka kembali pelayanan bagi masyarakat.

“Mulai Selasa (2/6/30) pelayanan di Dispendukcapil sudah dibuka,” ujar Wakil Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Tulungagung, Galih Nusantoro.

Baca Juga : Selain Perbup, Struktur Satgas Selama New Normal Juga Dirombak

Galih mengungkapkan, di kantor Dispendukcapil ada 2 gerbang utama, yakni pintu barat dan timur. 

Untuk sementara, pelayanan dilakukan hanya melalui pintu barat. 

Selain itu, dalam pelayanan tetap memperhatikan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Selama ditutup, kantor dinas yang melayani dokumen kependudukan itu telah dilakukan penyemprotan disinfektan di masing-masing ruangan hingga 3 kali.

Galih menambahkan, sebelum kembali beroperasi, akan diadakan sampling random rapid tes pada sekitar 10 pegawai Dispendukcapil.

“Untuk memastikan kita lakukan random sampling rapid tes pada 10 pegawai sebelum kembali bekerja,” terangnya.

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung secara resmi menutup sementara pelayanan fisik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil). 

Penutupan dilakukan mulai Selasa (26/5/20) hingga Jumat (29/5/20) lalu.

Pelayanan fisik yang dimaksud ialah penyerahan berkas secara langsung seperti di kondisi normal sebelum ada pandemi Covid-19.

Sebagai informasi, penutupan pelayanan Dispendukcapil ini adalah imbas dari ditemukannya 3 pegawai Dispendukcapil yang dinyatakan reaktif rapid tes.

Pihaknya telah melakukan rapid tes masal terhadap 62 pegawai di Dispendukcapil setelah E, salah satu Kepala Seksi (Kasie) reaktif dalam random sampling rapid tes yang dilakukan pada Rabu (20/5/2020) lalu.

Baca Juga : Upacara Hari Lahir Pancasila Dilakukan Virtual, Tekankan Kebersamaan Hadapi Covid-19

E yang merupakan warga Kecamatan Ngantru terjaring di Golden Swalayan saat random sampling. 

Rapid tes di Dispendukcapil dilakukan lantaran pada tanggal 18 Mei lalu, E melakukan rapat staff bersama.

Hasil dari rapid tes masal terhadap 62 pegawai itu didapati tambahan 2 orang reaktif.

Pihaknya telah melakukan tracing dan rapid tes terhadap keluarga ke 3 pegawai Dispendukcapil itu. Terhitung ada 15 orang yang di-rapid tes dan hasilnya non reaktif.

Sebelumnya E sempat menolak untuk dilakukan karantina. Untuk memaksa E, pihak Gugus Tugas memberikan 3 pilihan ada E.

Pilihan itu disampaikan pada E lewat Kepala Dispendukcapil. E diberi pilihan datang sendiri ke tempat karantina, dijemput oleh petugas medis atau dijemput oleh petugas Polisi dan TNI. 

E akhirnya datang sendiri ke tempat karantina di rusunawa IAIN Tulungagung pada Kamis (21/5/2020) sore.