JATIMTIMES - Jelang peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2025 mendatang, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengimbau agar masyarakat dapat merayakannya dengan bijak. Terlebih bagi masyarakat yang berencana menggelar karnaval.
Sebab biasanya, peringatan Hari Kemerdekaan RI menjadi salah satu moment bagi masyarakat untuk menggelar berbagai event perayaan, termasuk dengan karnaval. Di sisi lain, ia berharap gelaran karnaval bisa tetap berlangsung tanpa mengganggu kepentingan masyarakat lainnya.
Baca Juga : Kelangkaan BBM di Jember Jadi Bencana Nasional, Praktisi Hukum: Aparat Harus Bertindak
"Itu kan dikelola dan diatur oleh masyarakat, jadi oleh masyarakat di kelurahan masing-masing. Saya rasa bisa dirembug sendiri. Kalau dirasa ada yang tidak perlu, ya silahkan diatur sendiri," jelas Wahyu, Selasa (29/7/2025).
Beberapa waktu lalu, viral di media sosial sebuah karnaval banyak menjadi perbincangan masyarakat, karena gelarannya yang dilaksanakan hingga menutup ruas jalan utama. Sedangkan masyarakat yang hendak melintas, dikenakan tarif bertajuk parkir sebesar Rp 10 ribu untuk kendaraan roda dua.
Menyikapi hal tersebut, Wahyu mengingatkan agar seluruh masyarakat bisa berkoordinasi dengan Forkopimcam. Untuk merumuskan solusi agar gelaran peringatan Hari Kemerdekaan dapat dilangsungkan dengan bijak, dan tidak mengganggu masyarakat yang tidak berkesempatan untuk turut merayakan.
"Kalau ada yang sampai menutup jalan utama, itu kan harus ada koordinasi dengan Forkopimcam, bahwa jangan sampai mengganggu masyarakat yang lain," tutur Wahyu.
Baca Juga : Marak Pungutan di Karnaval Bertajuk Parkir, Masyarakat Diimbau Tak Segan Lapor
Dirinya berkeyakinan bahwa hal tersebut sangat mungkin untuk dibicarakan bersama masyarakat secara mufakat. Pun jika memang sebuah gelaran karnaval sampai harus menutup jalan. Sebab dalam hal ini, ia menilai bahwa tidak menutup kemungkinan gelaran sebuah event termasuk karnaval, juga dapat turut memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Saya pikir kalau masyarakat duduk bersama, mungkin bisa ditutup sebentar, mungkin nanti akan ada manfaat bagi mereka juga. Semuanya bisa dibicarakan sambil duduk bersama," pungkas Wahyu.