JATIMTIMES - Tingkat kunjungan wisatawan di Kota Batu selama semester pertama tahun 2024 belum menunjukkan hasil positif dilihat dari target yang ditentukan. Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu mencatat, kurun Januari-Juni angka kisaran kunjungan wisata belum mencapai 50 persen.
Menurut Kadisparta Arief As Siddiq, beberapa upaya telah dilakukan, di antaranya gelaran agenda sport tourism dan beberapa festival kebudayaan. Namun hasilnya belum keseluruhan mendongkrak kunjungan di enam bulan awal.
"Sebenarnya untuk target tahun ini 11 sampai 12 juta kunjungan. Di bulan enam ini proses perhitungan sudah kisaran 4 jutaan. Akan tetapi itu kita hitung belum semua 100 persen," ujar Arief saat dikonfirmasi JatimTIMES, belum lama ini.
Diketahui pada capaian tahun 2023 lalu yang mencapai 10 juta kunjungan menjadi acuan tahun ini untuk meningkatkan target menjadi 12 juta. Arief menyebut pihaknya tetap optimis ada kenaikan dalam semester kedua tahun 2024 berjalan.
"Walaupun tahun ini juga bertepatan tahun politik. Kita tetap kerja keras dan komitmen. Serta dukungan kita siapkan melalui berbagai agenda. Termasuk yang diatur di kalender wisata," katanya.
Sejumlah agenda, sambung Arief, diadakan di Kota Batu dengan melibatkan peserta nasional dan internasional. Seperti halnya Batu International Sport Tourism Festival yang sedang berlangsung. Di antaranya, Kota Batu menjadi tuan rumah International Paragliding Accuracy Competition (IPAC) di arena Paralayang.
"Sport tourism Kota Batu ini harus berkolaborasi dengan sektor wisata. Karena dengan kedatangan atlet dan pertunjukan yang disuguhkan harapannya mampu mendongkrak. Hitungan dari atlet (paralayang), bersama keluarga mereka hampir satu minggu trial awal dan sebagainya. Saya kira sebuah data yang signifikan menunjang wisata. Selain daripada promosi dari media sosial selalu kita lakukan," imbuhnya.
Baca Juga : Daftar Harga Tiket Terbaru 22 Wahana di Flora Wisata San Terra
Seperti diberitakan, pemerintah Kota Batu menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 12 juta orang atau lebih tinggi dari target yang ditetapkan pada 2023 sebanyak 10 juta kunjungan. Dalam upaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batu, pihaknya akan menyiapkan sejumlah program.
Pemkot berupaya menguatkan program yang mampu mendongkrak sektor pariwisata. Salah satu sektor yang dikuatkan adalah keberadaan kampung tematik yang menjadi destinasi wisata baru. Didalamnya termasuk edukasi, yang pada akhirnya memiliki nilai untuk pendapatan asli daerah (PAD).