JATIMTIMES - Setelah meminta maaf dari balik jeruji besi, dua oknum polisi jilat kue HUT TNI resmi dipecat dari institusi Polri secara tidak hormat.
Keputusan pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) kedua oknum yang diduga lecehkan TNI tersebut diambil setelah melakukan sidang etik yang digelar di Polda Papua Barat, Jumat (7/10/2022).
Baca Juga : Ulang Tahun Ke 266 Jogja, Ini Daftar Kegiatannya
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi
"Kedua pelanggar, yakni Bripda YFP dan Bripda YMB dinyatakan melakukan perbuatan tercela sehingga diputus Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari institusi Polri," ujar Adam Erwindi.
Atas pengambilan keputusan tersebut, kedua yang bersangkutan kemudian mengajukan banding.
"Kedua pelanggar menyatakan banding atas keputusan sidang kode etik tersebut sehingga kami menunggu upaya hukum lain yang akan ditempuh kedua pelanggar," sambungnya.
Sebelumnya, viral video oknum polisi yang menjilat kue saat mengantarkan kue perayaan HUT RI ke Kodam Kasuari dan melontarkan doa nyeleneh pada para TNI. Setelah video tersebut viral di media sosial, kedua pelaku akhirnya diamankan dan menjalani pemeriksaan pada (5/10/2022) di Rutan Polda Papua Barat.
Terkait kue yang dijilat oleh pelaku, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi menegaskan bahwa kue tersebut tidak diserahkan kepada pihak TNI dan diamankan sebagai barang bukti.
Baca Juga : Akhirnya Hasil Visum Lesti Kejora Keluar, Begini Bunyinya
"Dapat kami pastikan, bahwa kue tersebut tidak diserahkan kepada rekan-rekan di Kodam Kasuari dan sudah diamankan sebagai barang bukti," ucap Kombes Adam Erwindi, Rabu (5/10/2022).