free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Kurangi Sampah, Bupati Jember Imbau Penyaluran Daging Kurban Tidak Pakai Plastik

Penulis : Moh. Ali Mahrus - Editor : Nurlayla Ratri

09 - Jul - 2022, 23:04

Loading Placeholder
Bupati Jember H. Hendy Siswanto saat menghadiri acara penyembelihan hewan kurban di Paguyuban Saras. (foto : Moh. Ali Makrus / Jember TIMES)

JATIMTIMES – Untuk mengantisipasi banyaknya sampah, Bupati Jember H. Hendy Siswanto mengimbau kepada penyalur daging kurban untuk tidak menggunakan plastik sebagai wadahnya. Imbauan ini juga dituangkan dalam surat edaran Bupati Jember Nomor 800/1356/35.09.318/2022 tentang Imbauan Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Sampah Plastik.

“Saya meminta kepada seluruh warga muslim di Kabupaten Jember agar menggunakan daun jati saja atau besek bambu sebagai tempat daging kurban, dan tidak menggunakan kantong plastik yang mencemari lingkungan,” ajak Bupati Hendy Siswanto.

Baca Juga : Usai Diamankan Polisi, Beredar Video Bechi Sesumbar Tak Akan Menyerah

Bupati juga mengajak masyarakat dalam penyembelihan hewan kurban menerapkan protokol kesehatan dan kebersihan. Baik dalam pelaksanaan, maupun pada saat pendistribusian hewan kurban itu sendiri.

“Siapkan tempat yang bersih, peralatan yang bersih, jangan berkerumun, terapkan protokol kesehatan ketika penyembelihan hewan kurban, distribusinya juga yang rapi jangan sampai ada rebutan daging kurban, buat sistem nomor antrean,” imbaunya.

Sedangkan mengenai hewan kurban sendiri, Bupati menjamin, ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Jember cukup dan aman, meski saat ini masyarakat dihantui oleh wabah Virus PMK.

“Hewan kurban di Jember saat ini cukup, dari jumlah populasi hewan kurban, yang terpapar virus PMK hanya sekitar 2 persen saja, dan ini sudah ditangani oleh teman-teman dari Dinas Peternakan, jadi masyarakat tidak perlu khawatir soal kesehatan dan ketersediaan hewan kurban,” beber Bupati.

Baca Juga : Pelajar Asal Kota Malang Tewas Usai Alami Kecelakaan

Terlebih pihaknya bersama dengan Polres dan Kodim Jember selalu memantau kondisi ternak milik warga, terutama yang akan di jadikan kurban, agar benar-benar sehat dan tidak terpapar virus PMK.

“Kami selalu melakukan pemantauan terhadap ternak warga, terutama yang dijadikan kurban. Selain itu fatwa MUI juga memperbolehkan hewan yang terpapar PMK untuk dijadikan kurban, karena juga tidak menular ke manusia. Namun memang alangkah baiknya jika yang dikurbankan adalah hewan yang benar-benar sehat,” pungkas Bupati. (*)


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Moh. Ali Mahrus

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---