Tampilan logo baru TWSL. (Foto: mabrur/probolinggotimes)
Tampilan logo baru TWSL. (Foto: mabrur/probolinggotimes)

Pandemi covid-19 tidak menjadi halangan bagi Adnan Mardiyansyah Putra untuk mengadakan pameran redesign logo Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL) Kota Probolinggo. Berkat kegigihannya, putra daerah ini berhasil mengadakan pameran secara virtual yang berlangsung mulai tanggal 20 November sampai dengan besok Jumat (27/11/2020).

Mahasiswa UM tingkat akhir ini menyelenggarakan pameran virtual dalam rangka memperkenalkan desain logo baru TWSL. Ketika ProbolinggoTimes menghubunginya, pria yang akrab disapa adnan ini mengungkapkan pemilihan TWSL sebagai objek redesign karena tertarik untuk memperbarui logo TWSL dengan yang lebih fresh dan kekinian.

Baca Juga : Di Hari Guru, Dua Guru Honorer Ini Berbagi Tips Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Adnan, sapaan akrabnya juga mengungkapkan dirinya butuh waktu sekitar satu bulan untuk menyelesaikan projek redesign logo TWSL ini.

"Proses dari pengkaryaan ini berawal dari pencarian data di TWSL secara langsung, mencari data yang dibutuhkan untuk perancangan. Kemudian mulai merancang dengan tahap dari ide dan konsep kemudian dituangkan kepada bentuk visual sketsa manual yang menggambarkan ciri khas, karakter dan visi misi dari TWSL," terangnya.

Pihaknya juga menambahkan Setelah proses visualisasi kemudian dilanjutkan dengan digitalisasi hingga menghasilkan desain logo final yang kemudian diturunkan untuk dapat diterapkan di berbagai media yang dibutuhkan berdasarkan buku pedoman identitas logo yang baru dari TWSL.

Ketika ditanya perihal logo barunya, Adnan menyebutkan awalnya berupa merak, berubah menjadi elang jawa sebagai iconic dari TWSL.

Baca Juga : Wujudkan Reputasi Internasional, Ini Strategi Jitu KUI UIN Malang

"Karena elang jawa merupakan hewan yang terancam punah dan mampu dikembangbiakkan. Maka dari itu hasil dari logo baru ini gabungan dari elang jawa, dan buah mangga mewakili khas Kota Probolinggo," ujarnya.

Lebih lanjut, pameran ini yang diselenggarakan di berbagai saluran media sosial selain karena kendala pandemi covid-19, juga agar bisa diakses banyak orang serta diharapkan mampu menjadi visual branding TWSL.