Mulai "Pemanasan", Bapenda Kota Malang Kembali Gencarkan Operasi Sadar Pajak | Jatim TIMES

Mulai "Pemanasan", Bapenda Kota Malang Kembali Gencarkan Operasi Sadar Pajak

Nov 26, 2020 11:04
Pemasangan papan peringatan oleh petugas pada objek pajak yang masih menunggak. (Dokumentasi Bapenda Kota Malang).
Pemasangan papan peringatan oleh petugas pada objek pajak yang masih menunggak. (Dokumentasi Bapenda Kota Malang).

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang melalui Tim Satgas Reklame kembali gencar melakukan operasi sadar pajak. Program itu dilakukan dalam rangka meningkatkan lagi kepatuhan wajib pajak (WP) seiring masa recovery ekonomi, 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang Ir Ade Herawanto MT menyampaikan, operasi tersebut digelar secara senyap oleh tim UPL atau tim satgas internal Bapenda Kota Malang. Sehingga, operasi memang tak melibatkan lintas satuan mitra kerja Bapenda. "Namun upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak tersebut tetap dilakukan," katanya.

Baca Juga : Segera Bekerja, ini Pesan Wawali Malang Untuk Para Laskar Perencana

Pria yang akrab disapa Sam Ade D'Kross itu menjelaskan, operasi tersebut bukan semata tindakan represif, namun lebih persuasif. Tujuannya sebagai pembelajaran bagi masyarakat agar meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah serta dalam upaya mengurangi tunggakan dan mengurai piutang Pemkot Malang.

Hasil kombinasi operasi rutin ini cukup signifikan. Selain dalam upaya mengurangi tunggakan dan mengurai piutang Pemkot Malang juga pastinya menambah PAD (pendapatan asli daerah) dari sektor pajak. Ini selaras dengan action plan yang dilakukan dalam upaya memenuhi target 2020 dan 'pemanasan' strategi menyongsong 2021.

"Sebagian WP pemilik materi reklame tersebut langsung beriktikad baik dengan melakukan pelunasan tunggakan pajaknynya. Sedangkan yang belum membayar, stiker atau banner segelnya tidak akan kami lepas dulu," ucap Sam Ade d'Kross.

Mantan kabag humas Pemkot Malang itu menekankan, dalam menjalankan giat ini, pihaknya mengedepankan pendekatan secara persuasif dengan style humble dan egaliter kepada masyarakat, khususnya WP. Semua dilakukan sesuai prosedur dan standar protokol kesehatan di masa ini serta safety petugas.

"Karena saat situasi pandemi ini berakhir dan semua kembali normal, tugas paling berat adalah mengembalikan tingkat kepatuhan WP untuk peningkatan PAD Kota Malang yang akan digunakan untuk kemakmuran masyarakat Bhumi Arema," beber Sam Ade.

Baca Juga : Tingkatkan PAD, Perwal NJOP Akan Digarap Tahun Depan

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Malang Drs H Sutiaji juga mendukung penuh upaya Bapenda dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. "Saya berpesan kepada semua tim satgas reklame dan petugas pajak lainnya agar dalam menjalankan operasi tetap mengedepankan nilai-nilai persuasif dan humanis kepada wajib pajak," pesannya.

Meski demikian, lanjut Sutiaji, operasi kepatuhan wajib pajak ini harus tetap digelar sesuai aturan yang berlaku. Ini semua demi suksesnya pembangunan di Kota Malang. “Karena pembangunan di Kota Malang harus dilakukan bersama-sama dengan model komunikasi pentahelix yang selama ini kita jalankan,” tegas Sutiaji.

 

Topik
Bapenda Kota Malang berita kota malang Wajib Pajak

Berita Lainnya