Yasin Hermanto menyampaikan program Blitar Mengaji saat sowan Kiai Kampung
Yasin Hermanto menyampaikan program Blitar Mengaji saat sowan Kiai Kampung

Berbagai program ditawarkan pasangan calon Pilkada Kota Blitar nomor urut 1 Henry Pradipta Anwar- Yasin Hermanto untuk kemajuan Kota Blitar empat tahun ke depan. Salah satu program prioritas adalah Blitar Mengaji. Program ini bertujuan memperkuat nilai-nilai keislaman dan menghapus buta aksara Al Quran di Kota Blitar Bumi Bung Karno.

Program Blitar Mengaji mendapat respon sangat baik dari kalangan alim ulama. Ya, program ini dipaparkan oleh Yasin Hermanto saat sowan ke sejumlah Kiai Kampung di Kota Blitar. Hadirnya Program Blitar Mengaji diharapkan pelajar di Kota Blitar tak hanya pintar mata pelajaran umum, tapi juga pandai ilmu agama dan mengaji Al Quran.

Baca Juga : Sambil Gowes, Rijanto Galang Dukungan Sekaligus Kampanyekan Prokes Covid-19

“Blitar Mengaji nanti selain pengajian umum, program ini akan menghidupkan madin dan madrasah yang habis ashar itu dihidupkan kembali. Jadi, pelajar di Kota Blitar wawasan umumnya dapat dan ilmu agamanya juga dapat. Kalau ilmu umumnya untuk bekal kehidupan di dunia, ilmu agamanya sebagai bekal kehidupan di akhirat,” ungkap Yasin Hermanto kepada BLITARTIMES, Selasa (29/9/2020).

Dikatakan politisi Partai Kebangkitang Bangsa (PKB), dengan program Blitar Mengaji pasangan Henry-Yasin mendorong agar pelajar dan generasi muda di Kota Blitar cakap membaca Al Quran. Yasin juga menegaskan, program Blitar Mengaji bertujuan mendorong optimalisasi kinerja madrasah diniyah dalam membentuk karakter generasi muda di Kota Blitar. 

“Madrasan diniyah di Kota Blitar ini sejak dulu sebenarnya sudah jalan. Tapi kami mendorong agar madrasah-madrasah ini tidak dikalahkan oleh lembaga pendidikan umum. Dengan Blitar Mengaji, paling tidak pelajar di Kota Blitar bisa membaca dan menguasai Juz Amma, program ini untuk memberantas buta aksara Al Quran,” jlentrehnya.

Lebih dalam Yasin menyampaikan, tak hanya ngopeni kalangan umat Islam saja, bila terpilih sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Blitar nanti Henry-Yasin juga akan ngopeni kalangan dari seluruh agama. Ya, karena sudah tentu bila terpilih sebagai kepala daerah maka Henry-Yasin adalah milik seluruh rakyat Kota Blitar. Di mana sudah diketahui bersama jika karakter kultural dari Kota Blitar adalah Nasionalis-Religius.

Selain Blitar Mengaji, Henry-Yasin berkomitmen meningkatkan kesejahteraan kalangan pendidik di bidang keagaamaan. Komitmen itu diwujudkan dengan meningkatkan intensif bulanan bagi Guru Ngaji dan Guru Minggu. 

Baca Juga : Direstui NU, Pak Yasin Marathon Sowan ke Kiai Kampung di Kota Blitar

 “Kota Blitar Nasionalis-Religius, jadi semuanya akan diopeni. Di antaranya nanti kita akan tingkatkan insentif untuk Guru Ngaji dan Guru Minggu, Insyaalah nanti akan sesuai UMK. Sejauh ini insentif untuk Guru Ngaji dan Guru Minggu masih berada jauh di bawah UMK, masih di bawah lima ratus ribuan,” pungkasnya.