Paslon Sanusi-Didik Gator Subroto (SanDi) saat menghelar konferensi pers di media center Malang Makmur, Kepanjen, Kamis (24/9/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Paslon Sanusi-Didik Gator Subroto (SanDi) saat menghelar konferensi pers di media center Malang Makmur, Kepanjen, Kamis (24/9/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang, Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) telah resmi mengantongi nomor urut satu dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020.

Paslon yang diusung oleh kekuatan koalisi enam partai politik (parpol) ini meyakini bahwa paslon SanDi optimis akan memenangkan Pilkada Kabupaten Malang 2020 yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

Baca Juga : Sah Diikuti Dua Calon, Nomor Urut Paslon Pilwali Surabaya Ditentukan Kamis Ini

Dalam konferensi persnya, Calon Bupati (Cabup) Sanusi mengatakan, bahwa dalam sejarah Pilkada Kabupaten Malang, paslon yang mendapatkan nomor urut satu selalu memenangkan kontestasi lima tahunan ini.

"Alhamdulillah SanDi mendapat nomor urut satu. Mudah-mudahan ini menjadi pertanda karena di Kabupaten Malang, nomor urut satu itu selalu menang," ungkapnya kepada awak media ketika menggelar konferensi pers di Media Center SanDi, Kamis (24/9/2020).

Selain itu, Sanusi mengatakan, bahwa di manapun pertandingan dan kompetisi selalu nomor satu itu yang pasti juara. Dirinya berharap dengan mendapatkan nomor urut satu pada Pilkada Kabupaten Malang 2020, pihaknya dapat memenangkan kontestasi politik tersebut.

"Mudah-mudahan dengan nomor satu ini SanDi menjadi pemenang Pilkada pada tanggal 9 Desember 2020. Sandi menang, Kabupaten Malang makmur," harapnya yang disambut kata Amin dari para pendukungnya yang hadir.

Ke depan, Sanusi juga mengatakan, bahwa dirinya telah melakukan penataan terhadap masyarakat dan telah meneruskan program mantan Bupati Malang Rendra Kresna.

"Saya selama memimpin Kabupaten Malang meneruskan program Pak Rendra. Perubahan-perubahan untuk perbaikan sudah nampak, karena pemerintahan ini harus berkelanjutan, sehingga apa yang dilakukan Pak Rendra akan saya lanjutkan. Kita tuntaskan di tahun 2020-2025," jelasnya.

Turut hadir dalam konferensi pers Calon Wakil Bupati (Cawabup) Malang Didik Gatot Subroto yang juga mengharapkan bahwa dengan diperolehnya nomor urut satu, SanDi bakal menjadi teladan dan pilihan masyarakat Kabupaten Malang.

Baca Juga : Jadi Calon Wakil Bupati, Ketua Dewan Didik Undur Diri, sementara Diganti Sodikul Amin

"Sehingga pada tanggal 9 desember, seluruh warga masyarakat Kabupaten Malang hanya satu pilihan, SanDi untuk menuju Malang Makmur," harap pria yang sempat menjabat sebagai Kepala Desa Tunjungtirto ini.

Sementara itu terkait strategi khusus, Ketua Tim Kampanye Malang Makmur Hari Sasongko, mengungkapkan, bahwa setelah tahapan pengundian nomor urut, pihaknya akan fokus pada tahapan sosialisasi dan persiapan kampanye.

"Jadi strategi utama setelah nomor urut, tentunya mensosialisasikan tanda gambar kami sesuai dengan urutan nomor satu. Sesuai dengan aturan KPU tentunya kita akan menyampaikan desain, gambar. Kemudian akan menyebarluaskan kepada masyarakat," ungkapnya.

Setelah itu pihaknya bersama tim kampanye Malang Makmur akan menunggu tahapan-tahapan Pilkada Kabupaten Malang 2020 yang akan dilaunching oleh KPU Kabupaten Malang.

"Bahwa kami memenangkan Pilkada Kabupaten Malang, tapi juga harus menang dalam pencegahan penularan Covid-19," pungkasnya.