HM. Sanusi saat ditemui awak media seusai acara deklarasi tim kampanye di Lembah Tumpang, Kamis (3/9/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
HM. Sanusi saat ditemui awak media seusai acara deklarasi tim kampanye di Lembah Tumpang, Kamis (3/9/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

Akhirnya Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang, Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) resmi mendeklarasikan tim kampanye dengan sokongan dukungan enam partai politik (parpol) sekaligus. Yakni, PDI Perjuangan, Partai NasDem, Partai Gerindra, Partai Golkar, PPP dan Partai Demokrat di Lembah Tumpang, Kamis (3/9/2020). 

Berbeda dengan Bapaslon lainnya yang lebih membatalkan deklarasinya dengan mempertimbangkan kurva perkembangan Covid-19 di Kabupaten Malang, Bapaslon SanDi mengusung konsep deklarasi secara virtual live yang ditayangkan di 13 titik kecamatan di Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Sampaikan 9 Petisi, AMAR Tolak Gerakan KAMI di Tulungagung

Dengan koalisi enam parpol tersebut, dapat dikatakan bahwa terdapat koalisi gemuk yang akan bertekat memenangkan Bapaslon SanDi. Sanusi pun mengatakan, bahwa dengan koalisi gemuk tersebut bukan karena dirinya khawatir melawan penantang baru, melainkan dirinya ingin mengedepankan kebersamaan. 

"Kekhawatiran tidak. Tetapi saya mengedepankan kebersamaan. Karena saya berprinsip, Kabupaten Malang harus ditanggung bersama, tidak bisa sendirian," ungkapnya ketika ditemui awak media seusai deklarasi tim kampanye, Kamis (3/9/2020). 

Sanusi pun mengaku tidak dapat berbuat apa-apa jika berjalan sendirian. Karena perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Malang. 

"Tapi kalau didukung dengan semua lapisan masyarakat Kabupaten Malang yang direpresentasikan dengan kekuatan partai yang mendukung, maka program-program itu akan berjalan dengan baik," jelasnya. 

Lebih jauh Sanusi mengungkapkan, bahwa dengan banyaknya parpol yang mengusung Bapaslon SanDi (enam parpol), seluruh komponen dari parpol pengusung akan digerakkan dalam Pilkada 2020. "Maka semua komponen partai bergerak tanpa batas melakukan kegiatan. Semua sumber daya dan upaya itu harus dilakukan untuk kemenangan SanDi," terangnya. 

Sementara itu, Sanusi pun tidak mempermasalahkan berapapun jumlah Bapaslon yang akan bertarung dan berkontestasi bersama dirinya di Pilkada Kabupaten Malang. Ketika dikonfirmasi mengenai berapa calon idealnya untuk berkontestasi di Pilkada Kabupaten Malang 2020, Sanusi mengatakan bahwa tidak ada yang ideal. 

"Nggak ada yang ideal, sama saja. Mau berapa calon, mau satu calon, mau dua calon, bagi saya tidak jadi persoalan. Yang penting saya berbuat dan didukung masyarakat itu yang akan terjadi yang terbaik," jelasnya. 

Baca Juga : Lawan Sanusi, Bacawabup Didik Budi Muljono Safari Politik Gandeng Mantan Bupati Sujud

Dirinya pun lebih tidak memusingkan strategi lawan seperti apa, yang terpenting dirinya dapat bergerak untuk kemenangan di Pilkada Kabupaten Malang 2020. 

"Yang penting saya berbuat sendiri, bergerak sendiri tanpa memikirkan siapapun . Bagi saya tidak ada lawan untuk ini, tapi nanti pada akhirnya harus berjalan bersamaan," ujarnya. 

Sebagai informasi bahwa Bapaslon SanDi bersama tim pemenangannya yang tergabung dalam koalisi Malang Makmur akan melakukan pendaftaran calon ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Malang pada hari Jumat (4/9/2020) sekitar pukul 13.30 WIB. 

"Nanti berangkat dari Pondok Ketapang menuju Kantor KPU," pungkasnya.