Polisi Sebut Hoax, Gus Idris Tegaskan Bukan Penembakan tapi Serangan Ilmu Sihir
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Dede Nana
03 - Mar - 2021, 01:33
MALANGTIMES - Terkait viralnya video Gus Idris Al-Marbawy yang dikabarkan menjadi korban penembakan, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyebutkan bahwa untuk saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan kemungkinan hoax.
"Itu hoax, setelah dicek di Malang itu tidak ada beritanya, tidak ada kejadiannya. Tapi masih dilidik, tadi saya telepon diskrimsus jadi masih dilidik menggunakan IT," ujarnya dilansir dari detik.com, Selasa (2/3/2021).
Baca Juga : Sosok Ki Ichwan Dwi Purbo Carito, Dalang Milenial Banyuwangi
Sedangkan seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap viralnya video Gus Idris Al-Marbawy yang dikabarkan ditembak.
"Masih kami cek mas. Kami dalami dulu. Nanti kami kabari kalau sudah ada kebenarannya," ujarnya kepada MalangTIMES.
Sementara itu MalangTIMES juga mencoba melakukan konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp dan melakukan telepon langsung ke nomor pribadi Gus Idris Al-Marbawy. Namun hingga pukul 17.54 WIB belum ada tanggapan maupun jawaban terkait viralnya video yang mengabarkan dirinya diduga tertembak.
Namun, sekitar pukul 17.00 WIB Gus Idris Al-Marbawy memberikan penjelasan melalui channel YouTube Gus Idris Official dengan judul "(Live) Penjelasan Gus Idris Al-Marbawy Atas Isu Penembakan".
Dalam tayangan live youtube nya tersebut, Gus Idris menjelaskan, bahwa saat kejadian bunyi suara kencang seperti suara tembakan atau suara petasan, dirinya langsung tidak sadar.
"Setelah itu nggak kelihatan apa-apa. Menurut saya itu murni serangan sihir. Bukan penembakan. Di video suara tembakan. Insya Allah 100 persen bukan penembakan," ucapnya dalam video penjelasan yang berdurasi 25 menit 10 detik, Selasa (2/3/2021).
Pria yang selalu viral dengan aksi-aksinya yang disebut oleh dirinya sebagai dukun ilmu hitam juga menyampaikan, bahwa setelah kejadian yang menunjukkan dirinya bergulung-gulung di tanah dan mengeluarkan darah, juga sempat akan dibawa menuju rumah sakit.
"Dan ternyata di rumah sakit penyakit yang diderita itu nggak ngerti dokternya karena bukan ahlinya dibidang itu. Bukan penembakan. Karena itu ada kesalahan saja. Membawa ke rumah sakit karena bukan medis," ujarnya.
Maka dari itu, Gus Idris mengatakan bahwa dirinya tidak dibawa menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun melakukan pemulihan di daerah sungai...