JATIMTIMES – Teka-teki mengenai siapa saja kandidat kuat yang bakal mengisi kursi definitif Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu akhirnya mulai menemui titik terang. Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi telah merilis dan menetapkan 3 (tiga) nama peserta terbaik yang dinyatakan memenuhi kualifikasi serta kompetensi dalam proses seleksi terbuka calon sekda tahun 2026.
Berdasarkan dokumen resmi Pengumuman Nomor: 800/016/PANSEL/35.79.502/2026 yang tertera dalam berkas file 1000773601.jpg, tiga nama perwira birokrasi tersebut disusun berdasarkan urutan alfabetis. Ketiganya adalah Ir. Alfi Nurhidayat, ST, MT, Ph.D., Drs. Arief As Siddiq, M.H., serta Mohammad Nur Adhim, AP., M.AP.
Baca Juga : Jangan Salah Langkah! Ini 5 Strategi Memilih Jurusan Kuliah Jalur Mandiri agar Peluang Lolos Makin Besar
"Penetapan tiga peserta terbaik ini dilakukan berdasarkan hasil penilaian komprehensif terhadap seluruh tahapan seleksi yang meliputi administrasi, kompetensi, penulisan makalah, presentasi, wawancara, hingga rekam jejak peserta," terang dokumen pengumuman resmi pansel yang ditandatangani oleh Ketua Pansel Indah Wahyuni, SH, M.Si, Jumat (5/6/2026).
Raihan hasil akhir dari tim pansel tersebut langsung direspons cepat oleh pimpinan daerah penentu kebijakan kepegawaian. Plt. Wali Kota Batu, Heli Suyanto, memastikan bahwa setelah dokumen hasil penyaringan ini diterima, jajaran kepala daerah akan segera mengambil langkah taktis internal sebelum menentukan satu pilihan final.
Otoritas eksekutif daerah menegaskan bahwa sisa proses penentuan ini tidak akan berjalan secara sepihak. Komunikasi intensif mutlak dibangun antar-pimpinan demi melahirkan nakhoda birokrasi yang benar-benar cakap, sejalan dengan visi misi tata kelola pemerintahan Bumi Kota Wisata yang bersih dan akseleratif.
“Hasil dari panitia seleksi mengenai tiga nama terbaik ini tentu akan segera kami diskusikan bersama dengan Pak Wali Kota Nurochman untuk mendapatkan bahan pertimbangan yang matang,” tutur Heli Suyanto saat memberikan penjelasan mengenai kelanjutan tahapan pengisian jabatan struktural tertinggi ASN tersebut, belum lama ini.
Heli memaparkan, setelah proses diskusi dan rembukan bersama Wali Kota Nurochman menghasilkan satu nama yang disepakati, Pemkot Batu tidak bisa serta-merta langsung melakukan pelantikan. Manajemen kepegawaian daerah wajib menempuh jalur administrasi lanjutan ke tingkat nasional guna memastikan legalitas pengangkatan pejabat baru terjamin secara hukum.
Baca Juga : SPMB di Lamongan, Orang Tua Dihimbau Tetap Dampingi Putra Putrinya
Satu nama terbaik pilihan pimpinan daerah tersebut nantinya akan diserahkan secara resmi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat di Jakarta. Skema ini wajib dipatuhi demi mendapatkan rekomendasi tertulis serta persetujuan final sebelum agenda pelantikan resmi Sekda definitif digelar di Balai Kota Among Tani.
“Jika seluruh tahapan pembahasan internal kami sudah rampung dan sudah ada satu hasil keputusan nama yang pasti, akan langsung diserahkan ke BKN pusat untuk segera diproses sesuai regulasi perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Heli.