Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Wisata

Kawasan Payung Makin Terpuruk dan Sepi Pengunjung, Konsep Revitalisasi Modern Ditawarkan ke Investor

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Yunan Helmy

31 - May - 2024, 12:39

Placeholder
Kondisi kawasan wisata Payung yang kini sepi pengunjung dan rencananya direvitalisasi.(Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Wisata kuliner Payung di Kota Batu dulu menjadi primadona dan sempat mengalami masa jaya. Namun, pesona wisata Payung saat ini memudar, makin terpuruk dan sepi pengunjung. 

Karena itu, Pemkot Batu mewacanakan revitalisasi menjadi Payung Reborn berkonsep modern dengan melibatkan investor.

Baca Juga : Ponpes Manbaul Ulum Hadirkan Pakar Fiqih dari Suriah, Bahas Pedoman Al Quran di Generasi Masa Kini

Untuk merealisasikannya, Pemkot Batu belum lama ini menandatangani kerja sama dengan Perum Perhutani KPH Malang untuk pengembangan wilayah. Draf kerja sama diteken  Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai dan Administratur Perum Perhutani KPH Malang Loesy Triana.

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai menyebut, rencana revitalisasi Payung Reborn tangah dibahas untuk bisa terealisasi. Dengan menggandeng Perhutani, pengembangan wisatanya diutamakan tidak mengganggu kelestarian lingkungan setempat.

"Untuk pembangunan kembali kawasan Payung, kami siapkan yang ramah lingkungan di wilayahnya. Tapi dengan konsep modern sehingga wisatawan yang melalui Payung bisa singgah, bisa refreshing di sana karena bakal dikonsep yang bagus," ujar Aries, belum lama ini.

Aries  juga mengakui, setelah meninjau langsung, kawasan Payung saat ini diketahui sudah ketinggalan zaman sehingga sepi pengunjung. Dia berharap adanya revitalisasi bakal mengembalikan kejayaan Payung sebagai wisata berdaya tarik kuliner dan alamnya yang sejuk.

"Sekarang kalau dilihat sudah lama tidak ada lagi yang ke sana. Kita berharap ada investor yang masuk. Kalau tidak salah, sudah ada beberapa puluh tempat yang kita tawarkan (ke investor) tapi dengan konsep yang sudah kita rancang," ungkapnya.

Konsep Payung Reborn.(Foto: Prokopim Kota Batu)

Rencana pelibatan investor itu juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq. Arief merasa perlu keterlibatan pelaku usaha pihak ketiga agar kawasan Payung bisa segera digarap kembali.

Baca Juga : Pantai Bukit Indah, Permata Tersembunyi di Blitar yang Menawarkan Ketenangan

"Payung itu kan pernah menjadi destinasi legendaris bernuansa alam, pemandangannya indah, tapi mengalami penurunan kunjungan. Konsep reborn ini kita eksplorasi melalui kerja sama dengan warga Kota Batu dan investor," kata Arief.

Ditanya apakah sudah ada berapa investor yang tertarik, Arief belum menanggapi. Namun, adanya perjanjian kerja sama dengan Perhutani sudah memberikan jalan  menarik  investasi untuk revitalisasi kawasan yang dulu pernah jaya tersebut.

 Selain itu, sempat disinggung pula mengenai lokasi yang rawan longsor. Arief mengatakan hal tersebut sudah diantisipasi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan.

"Kita sudah identifikasi awal. Teman-teman di Payung antusias untuk mengubah sehingga bisa kembali punya daya tarik, terutama bagi anak muda, dengan konsep modern, wisata kuliner dan alam. Juga ada jaminan keamanan di situ," ungkapnya.


Topik

Wisata Kawasan wisata Payung Kota Batu wisata Payung Kota Batu revitalisasi kawasan wisata



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Yunan Helmy