Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Internasional

Gempa Bumi di Taiwan Tewaskan 9 Orang dan 50 Orang Masih Hilang

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

04 - Apr - 2024, 12:21

Placeholder
Para pekerja berjalan di lokasi bangunan runtuh akibat gempa bumi, di Hualien, Taiwan 3 April 2024. (Foto: REUTERS/Walid Berrazeg)

JATIMTIMES - Gempa bumi terbesar di Taiwan dalam setidaknya 25 tahun terakhir menewaskan sembilan orang pada Rabu (3/4). Dampak dari gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,2 tersebut juga melukai lebih dari 900 orang. Sementara 50 pekerja yang bepergian dengan minibus ke sebuah hotel di taman nasional dikabarkan hilang sejak gempa. 

Melansir Reuters, Kamis (4/4), beberapa bangunan miring pada sudut yang membahayakan di daerah pegunungan Hualien yang berpenduduk jarang. Diketahui, pusat gempa Magnitudo 7,2 berada di lepas pantai. Gempa ini juga memicu tanah longsor besar-besaran.

Baca Juga : Jatah Kursi DPRD Kabupaten Malang Menyusut, PKB Bertekad Rebut Kembali di Pemilu 2029

Pada Rabu (3/4) malam, beberapa orang bermalam di tenda dan tempat berlindung lainnya. Sementara itu sejumlah pekerja darurat berusaha menopang bangunan-bangunan yang rusak dan menghancurkan bangunan-bangunan yang dianggap mustahil untuk diselamatkan.

"Gedung Uranus di belakang kami rusak parah. Bangunan itu memiliki satu lantai basement dan sembilan lantai di atas tanah. Lantai pertama dan kedua kini berada di bawah tanah," kata Wakil Penjabat Kepala Pemadam Kebakaran Hualien Lee Lung-Sheng.

Wali Kota Hualien Hsu Chen-Wei mengatakan seluruh warga dan pelaku bisnis di gedung-gedung yang berada dalam kondisi berbahaya telah dievakuasi. "Pekerjaan pembongkaran dimulai pada empat bangunan," katanya. 

Menurut pejabat cuaca setempat, tercatat lebih dari 50 gempa susulan masih terjadi. “Saya takut akan terjadi gempa susulan, dan saya tidak tahu seberapa parah guncangannya,” kata seorang warga Hualien berusia 52 tahun. 

Gempa bumi yang terjadi pada kedalaman 15,5 km (9,6 mil), saat orang-orang sedang berangkat kerja dan sekolah, memicu peringatan tsunami untuk Jepang bagian selatan dan Filipina yang kemudian dicabut.

Di sosial media juga beredar video yang menunjukkan tim penyelamat menggunakan tangga untuk membantu orang-orang yang terperangkap keluar dari jendela. Getaran kuat di Taipei memaksa sistem kereta bawah tanah ditutup sebentar, meskipun sebagian besar jalur kembali beroperasi.

Baca Juga : DPKPCK Kabupaten Malang Bentuk Petugas TFL, Pastikan Program Bedah Rumah Tepat Sasaran

Otoritas pemadam kebakaran mengatakan pihaknya telah mengevakuasi sekitar 70 orang yang terjebak di terowongan dekat kota Hualien, termasuk dua warga Jerman. Namun mereka kehilangan kontak dengan 50 pekerja di empat minibus yang menuju ke sebuah hotel di taman nasional, Ngarai Taroko. Dan kini tim penyelamat sedang mencari 50 pekerja tersebut.

Selain itu, sebanyak 80 orang lainnya terjebak di area pertambangan, meski belum jelas apakah mereka berada di dalam tambang.

Tak hanya itu, dampak gempa juga tampak di jalan-jalan raya, di mana bebatuan dan tanah bekas longsoran berserakan. 


Topik

Internasional gempa bumi taiwan gempa taiwan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya