JATIMTIMES - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur (Jatim) mencatat, anak usia 0-7 tahun yang sudah diimunisasi mencapai 4.700.636 anak per 31 Januari 2024. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersyukur atas catatan tersebut. Pasalnya, angka itu melebihi jumlah sasaran yang telah ditetapkan pada Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Jatim yaitu 4.437.679 anak.
"Alhamdulillah, capaian Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Jatim telah mencapai 105,93 persen dengan jangkauan 4.700.636 anak yang telah diimunisasi," ungkap Khofifah, Senin (5/2/2024).
Baca Juga : Tinjau Perekaman e-KTP Siswa, Pj Wali Kota Malang Ajak Pemilih Pemula Tak Golput
Pemprov Jatim melalui Dinkes telah melakukan monitoring pelaksanaan sweeping sub PIN putaran pertama sampai dengan 31 Januari 2024. Dari 38 kabupaten/kota di Jatim sudah mencapai target minimal lebih besar sama dengan 95 persen.
"Namun kami terus mendorong seluruh kabupaten/kota terus di Jatim melakukan Sub PIN Polio hingga mencapai 100 persen," tandasnya.
Dinkes Jatim juga akan melakukan Rapid Convinience Assesment (RCA) dari hasil sub PIN putaran pertama mulai 1 – 7 Februari 2024 nanti. Selanjutnya Dinkes Jatim bersiap untuk melaksanakan Sub PIN Polio putaran kedua yang akan dilaksanakan pada 19 – 25 Februari 2024.
"Kami meminta masyarakat untuk ikut tanggap menghadapi kemungkinan polio pada masing-masing anak," seru Khofifah.
Baca Juga : Kabupaten Malang Punya Tiga Kampung Durian, Cek Lokasi dan Keunggulan Produknya
Sehingga, anak-anak Jatim dapat tumbuh menjadi SDM sehat berprestasi yang tumbuh kembangnya tidak terhalang. Dia menegaskan bahwa hal ini merupakan tugas semua pihak. Pemerintah, lanjutnya, menyediakan fasilitas dan monitoring. Tapi monitoring terbaik dapat dilakukan mulai dari para orang tua.
"Maka dari itu, saya minta untuk semua orang tua agar memberikan perhatian ekstra. Jangan lupa selalu imunisasi dan rutin memeriksakan buah hati ke layanan kesehatan. Insyaallah dengan ini, anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi membanggakan," pungkasnya.