JATIMTIMES - Jajaran Satreskrim Polres Malang masih terus memburu pelaku pelempar bondet ke rumah salah satu petugas Lapas Klas I Malang, Kecamatan Lowokwaru. Bahkan, Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Baralangi mengatakan, pihaknya sudah mengantongi salah satu identitas pelaku.
"Identitas sudah (dikantongi). Baru salah satu," ujar Donny melalui pesan singkat, Senin (31/10/2022) siang.
Baca Juga : Pemkab Malang dan Jatim Times Kembali Gelar Lomba Video Konten Kreator, Total Hadiah Rp 44 Juta
Kendati sudah mengantongi identitas salah satu pelaku, pihaknya tak ingin gegabah. Hingga saat ini, lanjut Donny, pihaknya masih terus melakukan pendalaman untuk mencari keberadaan pelaku.
"Masih kami dalami terkait keberadaan yang bersangkutan," imbuh Donny.
Selain itu, dari keterangan yang dihimpun dari petugas lapas lainnya, pihaknya juga masih belum dapat memastikan dugaan motif yang melatarbelakangi pelaku melakukan hal tersebut. Termasuk keterangan dari korban atau petugas lapas yang rumahnya jadi sasaran bondet.
Hanya saja, ia mendapati keterangan dari korban, bahwa sejak Kepala Lapas Klas I Malang Heri Azhari baru menjabat, sering dilakukan razia di dalam area lapas. Namun, dari keterangan tersebut juga belum dapat dipastikan apakah aksi pelemparan bondet itu berkaitan dengan razia yang baru-baru ini gencar dilakukan di dalam lapas.
"Masih kami dalami dari petugas lapas lainnya. Kalau dari korban sendiri menyatakan jika semenjak Ka Lapas baru menjabat gencar melakukan razia, yang bersangkutan belum paham apa yang menjadi motif dari pelaku. Apa ada kaitan dengan itu atau ada hal lain, masih kita dalami," terang Donny.
Baca Juga : Bupati Hadiri Pembukaan Naker Cup 2022, Turnamen Bola Voli Antar Perusahaan di Tulungagung
Sebagai informasi, korban teror bom bondet bernama Abdul Aziz merupakan staf pengamanan di Lapas Lowokwaru Malang. Ia dikenal sebagai pegawai yang all out dan memiliki dedikasi yang tinggi dalam pekerjaannya. Sedangkan peristiwa tersebut terjadi Senin (24/10/2022) lalu, sekitar pukul 10.40 WIB dan korban sedang berada di rumah. Saat mendengar ada ledakan, korban beranjak keluar dan mendapati bagian depan rumahnya sudah mengalami kerusakan.
"Setelah kami mintai keterangan, korban tidak mengalami luka, dan saat ini sedang dalam kondisi sehat," pungkas AKP Donny.
Aksi tersebut juga terekam kamera CCTV yang terpasang di sekitar rumah korban. Berbekal rekaman tersebut, polisi hingga saat ini juga masih terus memburu pelaku yang diketahui berboncengan motor saat melancarkan aksinya.