Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Sebagian Warga Jember Lebaran Kurban Hari ini, Ini Pesan Bupati Hendy

Penulis : Moh. Ali Mahrus - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

09 - Jul - 2022, 12:54

Placeholder
Bupati Jember H. Hendy Siswanto saat memberikan sambutan pada penyembelihan hewan kurban di sekretariat Paguyuban Saras (foto: Moh. Ali Makrus/ JemberTIMES)

JATIMTIMES – Sebagian masyarakat di Kabupaten Jember merayakan Hari Raya Idul Adha (Hari Raya Kurban) 1444 H pada hari ini Sabtu (9/7/2022), seperti yang dilakukan oleh Paguyuban Saras (Sami Rahayu Rukun Agawe Santoso) di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.

Bupati Jember H. Hendy Siswanto yang hadir dan ikut membagikan daging kurban untuk warga, kepada wartawan mengatakan, bahwa pada Hari Raya Idul Adha tahun ini memang ada perbedaan, dimana sebagian masyarakat merayakan pada hari Sabtu 9 Juli dan sebagian lagi pada Minggu 10 Juli.

Baca Juga : Gelar Sarasehan di UIN Malang, MPR RI Ingatkan Mahasiswa Haus Belajar

Namun meski ada perbedaan dalam pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, bupati menyatakan, bahwa perbedaan dalam melaksanakan Hari Raya tidak hanya sekali terjadi, dan ini sudah biasa terjadi, oleh karenanya pihaknya juga berharap warga Jember saling menghormati.

“Memang pada tahun ini ada perbedaan waktu dalam merayakan hari raya Idul Adha, seperti yang dilakukan oleh Paguyuban Saras ini, mereka melaksanakan hari raya kurban hari ini, sama dengan di Arafah, sedangkan saya sendiri selaku bupati juga harus mengikuti kalender pemerintah, dimana hari raya kurban sudah ditentukan jatuh pada esok hari,” ujar Bupati Jember H. Hendy Siswanto.

Lebih lanjut, bupati mengatakan, bahwa merayakan hari raya kurban, bukan pada perbedaan yang harus diperdebatkan, akan tetapi bagaimana masyarakat bisa mengambil hikmah dan makna dari berkurban itu sendiri.

“Seperti yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim yang bisa dijadikan suri tauladan, masyarakat harus mencontohnya, bagaimana saat Nabi Ibrahim dengan penuh keikhlasan diuji oleh Allah untuk mengorbankan Nabi Ismail anaknya. Saat Nabi Ibrahim hendak menyembelih Nabi Ismail, oleh Allah diganti dengan seekor domba, hal ini tidak lepas karena ikhlas dan taatnya Nabi Ibrahim dalam menjalankan perintah Allah, oleh karenanya masyarakat harus bisa ikut meneladaninya,” ujar bupati.

Sementar Suyatman selaku panitia penyembelihan kurban sekaligus Wakil Ketua Paguyuban Saras, kepada wartawan mengatakan, bahwa Paguyuban Saras merupakan paguyuban kerukunan umat beragama yang ada di berbagai daerah di Indonesia, yang mana setiap tahunnya selalu menyelenggarakan kurban dan juga menyalurkan zakat fitrah.

Untuk tahun ini, Paguyuban Saras membagikan 4300 paket daging kurban kepada masyarakat tidak mampu di wilayah Kecamatan Sumbersari dan sekitarnya. Dari 12 ekor sapi yang disembelih, dimana hewan kurban ini merupakan iuran anggota Paguyuban Saras dari berbagai daerah.

Baca Juga : Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan Bersama RS Toeloengredjo Lindungi Tenaga Kerja Rentan

“Tahun ini kami menyembelih hewan kurban 12 ekor sapi yang memiliki bobot rata-rata 7 kwintal untuk 4300 paket daging, dimana 4300 paket ini kita bagikan kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Sumbersari dan sekitarnya,” ujar Suyatman.

Tidak hanya membagikan paket daging kurban, Suyatman juga memberikan tambahan uang sebesar Rp 10 ribu kepada setiap warga yang menerima paket daging kurban. “Selain daging kurban, kami juga memberikan uang untuk membeli bumbunya sebesar 10 ribu bagi penerima daging kurban, agar saat menerima daging kurban, warga tidak lagi bingung membeli bumbunya,” jelas Suyatman.

Sementara untuk 12 ekor sapi yang disembelih pada hari raya kurban ini, Suyatman juga menyatakan, bahwa sapi dalam kondisi sehat dan selalu dipantau kesehatannya dari Dinas Peternakan Pemkab Jember.

“Untuk dagingnya, masyarakat penerima daging kurban tidak perlu takut, karena sapi yang kami kurbankan adalah sapi super, dan kesehatannya selalu dipantau oleh Dinas Peternakan, jadi kesehatan sapi sangat terjaga dan tidak terkena virus PMK,” pungkas Suyatman. (*)


Topik

Pemerintahan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Moh. Ali Mahrus

Editor

Sri Kurnia Mahiruni