Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Rakor Penanganan dan Pencegahan Covid-19, Bupati Blitar Dorong Percepatan Vaksinasi

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

12 - Nov - 2021, 14:58

Placeholder
Bupati Blitar Rini Syarifah memimpin rakor penanganan dan pencegahan Covid-19. (Foto: Istimewa//Pemkab Blitar)

JATIMTIMES-Beragam upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dalam menangani pandemi Covid-19. Di antaranya dengan gelar Rapat Koordinasi Penanganan dan Pencegahan Covid-19, Kamis (11/11/2021) di Kusuma Argowisata Resort dan Convention Hall Kota Batu. Rakor dibuka dan dipimpin langsung Bupati Blitar Rini Syarifah.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rini Syarifah mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berperan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Blitar. Sinergitas yang baik berhasil menurunkan kasus Covid-19 secara signifikan.

Baca Juga : Keren, Mahasiswa Unikama Juara 1 Lomba Poster Tingkat Internasional

 

“Kekompakan dan sinergitas yang baik harus terus menerus kita pertahankan. Bahkan kalau perlu diperkuat agar kasus Covid-19 di Kabupaten Blitar tidak lagi ada lonjakan,” kata Mak Rini.

Mak Rini menambahkan, kegiatan 3T (Tracing, Testing, Treatment), Penegakan Protokol Kesehatan 6M (memakai Masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas dan Menghindari Makan Bersama) serta Percepatan Vaksinasi COVID-19 merupakan kegiatan inti yang dapat menurunkan angka kematian akibat Covid-19.

“Kegiatan inti ini jangan sampai kendor. Harus terus kita perkuat dengan gencar memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr Endah Woro Utami, menambahkan Kabupaten Blitar saat ini masih di Level 3. Yang mana sangat perlu komitmen dan peran serta seluruh pihak untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Capaian vaksinasi masih perlu dioptimalkan. Agar Kabupaten Blitar bisa turun level. Saat ini capaian vaksinasi masih sekitar 65 persen,” terang Endah.

Sebelumnya, Bupati Blitar Rini Syarifah, menyampaikan dalam penanganan pandemi Covid-19 dirinya mendorong percepatan vaksinasi. Khususnya di wilayah Kecamatan Ponggok yang merupakan kecamatan terluas di Kabupaten Blitar.

“Capaian vaksinasi kita baru 65 persen. Namun untuk Kecamatan Ponggok ini wilayahnya paling luas dan lansianya belum benar-benar kita tangani secara maksimal. Oleh sebab itu kami ucapkan kepada Pak Kabinda Jatim atas bantuanya vaksin Sinovac untuk Kabupaten Blitar,” ungkap Mak  Rini.

Baca Juga : Wali Kota Kediri Jelaskan Raperda Perubahan RPJMD Kota Kediri Tahun 2020-2024

 

Lebih dalam orang nomor satu di Kabupaten Blitar menyampaikan, penyebab Kabupaten Blitar masih bertahan di level 3 dikarenakan vaksinasi yang belum mencapai 70 persen. Mak Rini berharap program vaksinasi yang gencar dilakukan saat ini bisa cepat membawa Kabupaten Bitar turun level.

“Mudah-mudahan dengan gencarnya vaksinasi ini bulan depan capaian vaksinasi kita sudah 70 persen dan Kabupaten Blitar turun ke level 2,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, dalam Rapat Koordinasi Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Kota Blitar kali ini Bupati Blitar juga memberikan penghargaan kepada 4 kecamatan di Kabupaten Blitar yang vaksinasinya sudah mencapai 70 persen. Keempat kecamatan itu masing-masing Kecamatan Kesamben, Wlingi, Talun serta Kecamatan Sutojayan.

Dari keempat kecamatan itu Kecamatan Sutojayan menjadi yang tertinggi dengan capaian vaksinasi mencapai 75,4 persen per tanggal 11 November 2021. (Adv/Kmf)


Topik

Pemerintahan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Sri Kurnia Mahiruni