10/12/2022 Pantau Penanganan Banjir Bandang Kota Batu, Ini Penjelasan Menteri PUPR | Jatim TIMES

Pantau Penanganan Banjir Bandang Kota Batu, Ini Penjelasan Menteri PUPR

Nov 11, 2021 13:43
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimoeljono (baju putih, kanan) saat meninjau lokasi bencana banjir bandang di Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (11/11) pagi. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimoeljono (baju putih, kanan) saat meninjau lokasi bencana banjir bandang di Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (11/11) pagi. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Pewarta: Irsya Richa | Editor: Yunan Helmy

JATIMTIMES - Banjir bandang yang merenggut 7 korban meninggal dunia di Kota Batu sudah berlalu tepat sepekan. Seminggu setelah bencana itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimoeljono meninjau lokasi banjir bandang di Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (11/11) pagi.

Basuki melihat langsung penanganan banjir di Dusun Sambong.  “Saya sudah memonitor dan mengirim ekskavator untuk membersihkan material banjir sejak hari pertama,” ucap Basuki. 

Baca Juga : Hampir Tutup Buku, Serapan PBB Bondowoso Baru 52 Persen

Basuki menambahkan, kejadian banjir bandang di Kota Batu serupa dengan kejadian banjir bandang di daerah lain. Yakni, adanya air yang tersumbat material longsoran yang telah menjadi bendung alam di bagian hulu dan jumlahnya terus bertambah. 

Saat curah hujan tinggi, bendung-bendung alam tersebut tidak kuat menahan luapan air hingga menjadi banjir bandang yang mengalir ke alur sungai atau creek.

“Ini kemarin yang terjadi alur sungai yang tersumbat oleh sedimentasi kayu, sampah, hutan penebangan, di atas longsor. Ini semua terjadi kebanyaksn sama. Seperti kemarin di Langkat Sumatera Utara. Semua tersumbat bendung alam,” ucap Basuki.

Saat memonitor pembersihan material pasca-banjir bandang, Basuki menjelaskan alat berat seperti ekskavator sudah diterjunkan 11 unit dan 13 dump truck. Jadi, saat Basuki ke lokasi tersebut, fasilitas umum sudah bersih bahkan bisa dilalui.

Untuk update pasca-banjir, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah);Kota Batu mencatat ada 124 kepala keluarga (KK) terdampak. Selain itu, rumah rusak ringan 29 unit, rusak berat 15, rusak sedang 7. Jadi, total ada 51 rumah rusak. Sedangkan rumah terendam lumpur sebanyak 32 unit.

Baca Juga : Mau Nyolong Traktor, Pria di Blitar Kepergok Warga, Nasibnya Berakhir di Kantor Polisi

Lalu ada 46 motor hanyut serta 11 mobil dan 128 ekor ternak tersapu banjir. Ada 10 kandang yang terdampak banjir bandang. 

Juga ada 8 desa terimbas di dua kecamatan, yakni Bumiaji dan Batu. Rinciannya: Desa Sidomulyo, Desa Bulukerto, Desa Sumberbrantas, Desa Bumiaji, Desa Tulungrejo, dan Desa Punten, Desa Sumbergondo, dan Desa Giripurno.

Judul berita Pantau Penanganan Banjir Bandang Kota Batu, Ini Penjelasan Menteri PUPR.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono banjir bandang kota batu

Berita Lainnya