MADIUNTIMES - Menyambut hari jadi Kota Madiun yang ke 103, rangkaian acara bakal dilakukan Pemerintah Kota Madiun. Namun, acara yang akan digelar tidak semeriah dari tahun-tahun sebelum adanya covid-19 yang sedang melanda seantero negeri.
Peringatan hari jadi yang ke 103 itu nantinya akan diisi dengan kegiatan yang bersifat sosial, yang akan dimulai nanti malam dengan acara Sarasehan Budaya bertempat di Ngrowo bening.
Selain itu, dalam jumpa pers yang dilakukan di Balai Kota Kamis (3/6/2021) Madiun Wali Kota Madiun Maidi menjelaskan, bahwa hari jadi Kota Madiun yang 103 karena masih di masa pandemi. Sehingga kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak ditiadakan, dan akan diganti kegiatan sosial seperti khitan masal yang akan di ikuti 309 anak.
"Hari ini yang sudah mendaftar (khitan masal) sebanyak 309. Alhamdulillah semakin banyak semakin baik," jelasnya.
Orang nomor satu di Kota Madiun tersebut juga mengajak masyarakat Kota Madiun sebelum 20 juni nanti, warga masyarakat bisa saling menekan covid-19 agar Kota Madiun menjadi zona hijau.
"Kalau nanti masyarkat bisa taat, berdoa, Kota ini bagus covid nya rendah lagi ya okelah silahkan kegiatan-kegiatan itu kita gas lagi," ungkapnya.
Selain kegiatan khitan masal, kegiatan yang masih bisa dilakukan dalam memperingati hari jadi Kota Madiun yang ke 103 adalah Doa bersama dengan cara Zoom, ziarah tempat peninggalan, parade, Madiun bersalawat dan sepada malam. Namun, semuanya harus menaati protokol kesehatan. "Madiun Bersalawat yang dulu jumlahnya 2000 sampai 3000 sekarang hanya 50 orang," katanya.
Baca Juga : Dalami Dugaan Kekerasan Seksual di SPI Kota Batu, Polda Jatim Telah Lakukan Olah TKP
"Sepeda malam boleh kalau siang saya gak boleh menimbulkan kerumunan. Tapi, kalau malam terbatas itu kerumunan tidak terjadi. Madiun bersepeda boleh tapi mencari jaraknya jauh," tegasnya.
Selain sederet kegiatan di atas, nantinya juga akan diadakan Madiun kreatif dan juga festival Pecel Pincuk yang rencananya juga akan mengisi Hari jadi ke 103 Kota Madiun tersebut.
"Madiun kreatif karena menimbulkan banyak masa berkerumun ini untuk sementara saya pending, mungkin kita adakan bulan Juli atau Agustus. Sedangkan Festival pecel pincuk masih dicari tanggalnya" tuturnya.