free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Tanggapi Wacana Penggunaan E-Voting, Bupati Trenggalek: Bisa Kurangi Perselisihan

Penulis : Ganez Radisa Yuniansyah - Editor : A Yahya

04 - Apr - 2021, 02:15

Placeholder
Saat Bupati Trenggalek ikuti koordinasi secara daring dengan Ditjen Bina Pemdes - Kementerian Dalam Negeri

TRENGGALEKTIMES - Sambil menyelam minum air. Peribahasa ini pas disematkan pada kegiatan yang dilakukan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin kali ini.

Bagaimana tidak, selain meninjau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak lanjutan, Gus Ipin panggilan akrab Mochamad Nur Arifin bersama Forkopimdan juga melakukan koordinasi dengan Ditjen Bina Pembangunan Desa Kementerian Dalam Negeri RI secara daring.

Baca Juga : Sempat Tarik Ulur, KUA-PPAS Jember Akhirnya Ditandatangani Bupati Hendy

Bertempat di halaman TPS 3 Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, Trenggalek, koordinasi membahas tentang rencana penggunaan sistem e-voting dalam pemilihan di tingkat desa. Saat ini sistem tersebut masih dalam pembahasan dan perhitungan berdasarkan segi manfaat.

"Ya kita akan coba dan mungkin nanti kalaupun harus ada Perda terkait Pilkades dan memasukkan e-voting menjadi salah satu opsi, ya, nanti harus kita tindak lanjuti karena sudah menjadi peraturan," ucap Arifin, Sabtu (3/4/2021).

Menurut Arifin, jika sistem pemilihan di tingkat desa bisa menggunakan e-voting diyakini bisa memangkas birokrasi yang selama ini terlalu adminstratif. Seperti halnya evaluasi pasca proses pemilihan, karena menggunakan e-voting sehingga perselisihan bisa dikurangi.

"Dengan e-voting akan memudahkan kita untuk melakukan evaluasi pasca Pilkada. Karena gugatan akan diproses jika ada kecurangan atau kelebihan surat suara. Sementara jika menggunakan e-voting, sistem berbasis NIK atau DPT. Jadi bisa mengurangi perselisihan," paparnya.

Baca Juga : 5.296 Vial Vaksin untuk Lansia Sudah Tersedia di 16 Puskesmas Kota Malang

Walaupun demikian, Arifin juga menghitung dari segi keamanannya. Menurut Arifin membutuhkan cyber security profesional untuk merancang piranti agar tidak di salah gunakan oleh oknum tidak bertanggungjawab.

"Tinggal menyiapkan cyber security-nya. Seperti apa mekanismenya masih dalam kajian. Kita lihat sistem dari Kemendagri seperti apa, apakah bisa diadopsi seratus persen atau perlu penyempurnaan lagi. Karena tidak semua daerah punya internet kencang,' pungkasnya.


Topik

Pemerintahan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ganez Radisa Yuniansyah

Editor

A Yahya