MALANGTIMES - Kepala Satpol PP Kota Malang Priyadi, menyebut bahwa Linmas harus tumbuh melalui regenerasi. Hal itu karena saat ini Linmas mayoritas didominasi oleh usia di atas 50 tahun.
Sebagai garda terdepan yang menjaga keamanan di lingkungan masyarakat, Linmas sangat diperhatikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Salah satunya yakni dengan memperhatikan regenerasi mengingat Linmas sudah banyak yang berumur.
Baca Juga : Forkompimcam Bringin Gelar Pembinaan Linmas
“Banyak yang sudah berusia lebih dari 60 tahun. Tapi jika memang masih kuat ya tidak apa-apa dilanjutkan. Jika sudah tidak kuat bagaimana? Pak Lurah nanti akan mengatur siapa penggantinya,” kata Priyadi, Minggu (28/2/2021).
Dari catatan yang dimiliki Priyadi, saat ini Kota Malang memiliki 3.100 anggota Linmas yang tersebar di 57 kelurahan dan 5 kecamatan. Jumlah tersebut juga setidaknya sudah membantu peran TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan.
Di sisi lain, Priyadi bersyukur Wali Kota Malang Sutiaji telah mencanangkan kenaikan insentif Linmas di tahun 2022 nanti. Di tahun 2020 lalu, Linmas mendapatkan insentif sebesar Rp 100 ribu, kemudian dinaikkan menjadi Rp 150 ribu pada tahun 2021.
“Memang dibutuhkan perangsang untuk menjadi seorang Linmas. Nah kebetulan pak Wali Kota Malang setiap ada giat menaikkan insentif. Meski tidak spontanitas sekian ratus ribu tapi bertahap dan sudah berjalan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata berharap peran dari Linmas bisa membantu pihaknya dalam memerangi bencana non alam seperti Covid-19. Seperti diketahui, untuk penanganan Covid-19 sendiri saat ini mengedepankan Kampung Tangguh. Sehingga peran dari Linmas dibutuhkan untuk mengorek informasi dari masyarakat dan nantinya bisa dilaporkan kepada Babinsa ataupun Bhabinkamtibmas di kelurahan masing-masing.
Baca Juga : Layanan GeNose C19 di Stasiun Malang Diminati, Ada 4 Calon Penumpang Dinyatakan Positif
“Saat ini ada 97 Kampung Tangguh, kami harap itu bisa meningkat nantinya. Selain itu, kami juga akan bersinergi dengan Linmas pada PPKM mikro. Jadi kami meminta bantuan kepada Linmas untuk mengamankan masyarakat, terutama pada penanganan Covid-19,” imbuh mantan Wakapolrestabes Surabaya itu.