Pelayanan KB gratis sukses digelar BKKBN, Komisi IX DPR RI dan Dinas PPKBP3A Kabupaten Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Pelayanan KB gratis sukses digelar BKKBN, Komisi IX DPR RI dan Dinas PPKBP3A Kabupaten Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Pemkab Blitar melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) tak henti-hentinya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan kontrasepsi dan mengupayakan generasi muda untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual. 

Sosialisasi dan beragam progam terus digaungkan yang dampaknya sangat menggembirakan. Ya, kesadaran masyarakat Kabupaten Blitar untuk menyukseskan program KB dari tahun ke tahun semakin baik. 

Baca Juga : Sukseskan Pilkada, Dispendukcapil Kota Blitar Gencar Jemput Bola Rekam E-KTP

 

Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menyukseskan program KB terlihat dari suksesnya pelaksanaan Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB-KR) bersama Mitra Kerja Komisi IX DPR RI dan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Jumat (25/9/2020). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia yang jatuh pada 26 September. 

Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Blitar, Eka Purwanta mengungkapkan kegiatan pelayanan KB-KR gratis dilaksanakan di tiga rumah sakit di Kabupaten Blitar yakni RSUD Srengat, Rumah Sakit Medika Utama dan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan percepatan pencapaian program keluarga berencana dan pembangunan keluarga. Tak hanya itu, Pelayanan KB-KR ini sekaligus untuk menyosialisasikan pentingnya kontrasepsi dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera.

“Hari ini kita gelar pelayanan KB-KR gratis bersama Komisi IX DPR RI dan BKKBN Jawa Timur. Kita terus mendorong suksesnya program keluarga berencana di Kabupaten Blitar demi terwujudnya keluarga sejahtera dan generasi emas,” ungkap Eka Purwanta. 

Dikatakanya, pelayanan KB-KR gratis kali ini khusus untuk ayudi dan implant. Meski terbatas, baksos kali ini mendapat sambutan sangat baik dari masyarakat.  Tercatat baksos kali ini diikuti sekitar 150 akseptor. Untuk mencegah penyebaran covid-19,  kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dinas PPKBP3A mewajibkan seluruh peserta yang mengikuti pelayanan KB-KT gratis untuk rapid test. 

“Pesan kami kepada masyarakat yang ikut kegiatan ini agar ikut menyosialisasikan pentingnya KB kepada warga yang lain. Ayo bersama-sama kita sukseskan program KB untuk mewujudkan keluarga yang mandiri dan berdaya saing,” tegasnya. 

Ditemui di kesempatan yang sama, Sukarno selaku Kepala Seksi Bina KB Rumah Sakit Swasta BKKBN Pusat menyampaikan BKKBN bersama dengan Komisi IX DPR RI terus berupaya mendorong kesuksesan program pembangunan keluarga dan keluarga berencana (Bangga Kencana). Di masa pandemi ini dengan protokol covid-19 yang ketat, BKKBN bersama Komisi IX DPR RI selaku mitra kerja turun langsung ke daerah untuk menggelar baksos pelayanan KB-KR gratis. Ini dilakukan untuk mensukseskan program Bangga Kencana di masa pandemi. 

“Kebijakan kami, program KB kedepan akan lebih ke pelayanan jangka panjang yakni pembangunan keluarga dan keluarga berencana. Nah, kegiatan ini sangat strategis yakni untuk mempertahankan program KB di masa pandemi. Kita mendorong target-target kami menyukseskan program KB dan Bangga Kencana bisa tercapai.  Oleh sebab itu kami bersama Komisi IX DPR RI datang ke daerah-daerah konstituen,” paparnya. 

Baca Juga : Resmi, KPU Tetapkan Nomor Urut Dua Paslon Pilbup Sumenep

 

Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Jawa Timur, Waluyo Ajeng Lukitowati, dalam kesempatan ini mengungkapkan Jawa Timur mendapat target akseptor KB tertinggi se Indonesia di hari kontrasepsi sedunia yakni sebanyak 45.386. Hingga Jumat 25 September, dari yang ditargetkan pemerintah pusat, Jawa Timur telah merealisasikan 42.785. BKKBN Jatim optimis target tersebut dapat tercapai dengan tingginya animo masyarakat Jawa Timur khsusunya di Kabupaten Blitar dalam menyukseskan program KB. 

“Dari yang ditargetkan jumlahnya hampir tercapai. Dan untuk pelayanan KB gratis di Blitar hari ini ada 150 akseptor, ayudi 45 dan implant 105. Memang untuk Kabupaten Blitar ini animo masyarakatnya untuk ber KB sangat baik, sangat bagus. Animo dan capaian KB di Kabupaten Blitar salah satu yang terbaik di Jawa Timur. Semoga animo yang baik di Kabupaten Blitar ini menular ke daerah-daerah lain di Jawa Timur,” tandasnya.

Kegiatan Pelayanan KB-KR di Kabupaten Blitar dalam rangka peringatan hari kontrasepsi sedunia turut dihadiri secara virtual oleh Anggota Komisi IX DPR RI Anggia Ermarini. Dalam sambutanya, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan bahwa Komisi IX DPR RI akan terus bersinergi dengan BKKBN dan Pemerintah Daerah untuk menyukseskan program KB. Upaya ini sebagai langkah mendorong Indonesia yang lebih maju, sejahtera dan melahirkan generasi masa depan yang berkualitas. 

“Indonesia yang maju tentu akan dilahirkan oleh masyarakat yang sejahtera, masyarakat yang berkualitas. Nah, masyarakat yang berkualitas dibentuk oleh keluarga yang berkualitas. Oleh sebab itu kami dari Komisi IX terus bermitra dengan BKKBN untuk melaksanakan program-program untuk menyejahterakan keluarga. Di antaranya menyukseskan program KB,” tegas Anggia.(Adv/Kmf)