senam bersama gerakan masyarakat sehat dan para bidan desa se-kab Mojokerto (IG protokol_kompimkabmojokerto)
senam bersama gerakan masyarakat sehat dan para bidan desa se-kab Mojokerto (IG protokol_kompimkabmojokerto)

Pandemi Covid - 19 yang belum kunjung usai hingga saat ini membuat masyarakat harus tetap menjaga imun tubuh dan menaati protokol kesehatan yang digencarkan pemerintah. 

Bupati Mojokerto Pungkasiadi berharap berbagai upaya untuk mengendalikan lonjakan Covid - 19 yang masih terus berlangsung dengan meningkatkan kesehatan. Salah satunya melalui Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) bersama 304 bidan desa dari 27 puskesmas se-Kabupaten Mojokerto di halaman kantor kepala dinas kesehatan, Senin,(21/09/2020). 

Baca Juga : Bupati Rijanto Dorong Blitar Selatan Jadi Sentra Penghasil Buah Melon

"Berbagai upaya akan terus kita lakukan. Dari aspek kesehatan, selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat, kita juga harus menerapkan Germas. Imun kita harus kuat. Zona kita saat ini oranye (risiko sedang) kasus sebaran Covid-19. Data terakhir, kasus terkonfirmasi ada 780, yang sembuh 726, 125 sedang dirawat di RS, dan 28 meninggal. Fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas terus kita siapkan untuk memutus mata rantai Covid-19. Tenaga medis kita curahkan betul, semangat pun terus kita tambah. Indikator bagi bidan memang terkait angka kematian ibu dan bayi. Saya mohon disesuaikan, terutama di tengah situasi pandemi seperti sekarang," ujar Bupati Kabupaten Mojokerto. 

Susi Dwi Hariani, Kabid Kesehatan Dinas Kesehatan Pemkab Mojokerto, menjelaskan dalam sambutanya bahwa kegiatan ini memiliki korelasi antara mengintensifkan Germas dan bidan desa. 

"Hari ini kita berkumpul untuk membuat satu komitmen, untuk terus melayani kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Para teman-teman bidan siap memberi edukasi pentingnya protokol kesehatan, disertai dengan upaya penting lainnya seperti Germas," kata Susi. 

Germas sendiri terbagi dalam beberapa kegiatan. Mulai kebiasaan senam minimal 30 menit setiap harinya, konsumsi buah dan sayur 3-5 porsi setiap hari, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, Checkup kesehatan secara rutin, menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan jamban sehat.

Baca Juga : Sudah 5 Tahun, Dinsos-P3AP2KB: Kita Berharap Warga Desaku Menanti Bisa Mandiri

 Hadir juga mendampingi bupati dalam acara ini Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP OKK) Yayuk Pungkasiadi, Asisten dan Perangkat Daerah atau Organisasi Pemerintah daerah (OPD).