06/12/2022 Truk Tebu Kerap Jadi Biang Kemacetan, Ini Kata Dishub Kabupaten Malang | Jatim TIMES

Truk Tebu Kerap Jadi Biang Kemacetan, Ini Kata Dishub Kabupaten Malang

Jul 11, 2020 20:25
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi saat ditemui oleh awak media di Pendapa Agung Peringgitan, Sabtu (11/7/2020) (Foto: Istimewa)
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi saat ditemui oleh awak media di Pendapa Agung Peringgitan, Sabtu (11/7/2020) (Foto: Istimewa)

Pewarta: Tubagus Achmad | Editor: Dede Nana

Ruas jalan dari Malang menuju arah Gondanglegi atau sebaliknya, kerap kali menjadi langganan kemacetan. Hal ini yang membuat petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang mengaku kewalahan dengan pengaturan truk pengangkut tebu yang menunggu giliran masuk ke Pabrik Gula (PG) Krebet Baru. 

Kepala Dishub Kabupaten Malang Hafi Lutfi menuturkan, bahwa pihaknya mengaku kewalahan untuk mengatur arus lalu lintas kemacetan yang disebabkan oleh antrian truk tebu yang menunggu giliran menyetorkan tebu di bak truknya. 

Baca Juga : Aparatur Dibawah Bupati Belum Responsif Terhadap Langkah Bupati Lumajang

"Kami kerap kali memberi pemberitahuan dengan bersurat ke pihak PG agar memperhatikan antrian truk pengangkut tebu itu. Tapi tidak ada tanggapan sama sekali," ungkapnya ketika dikonfirmasi oleh awak media, Sabtu (110/7/2020). 

Selain kemacetan panjang yang disebabkan oleh antrian truk pengangkut tebu, ruas jalan menjadi cepat rusak dikarenakan tonase truk yang berjalan hilir mudik membawa beban tebu menyebabkan tekanan pada aspal jalan lebih mudah rusak. 

"Kalau kita berbicara tonase, semua truk tebu itu melebihi. Ironisnya truk-truk itu banyak yang tidak melakukan uji kelayakan kendaraan (KIR). Para pemilik truk mengaku hanya menggunakan 2 kali dalam satu tahun," ujarnya. 

Selain kemacetan dan jalan rusak yang disebabkan oleh truk pengangkut, terkadang juga terdapat sisa-sisa tebu yang terjatuh dari truk. Hal itu membahayakan untuk pengendara, terutama pengendara sepeda motor. 

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu terjadi antrian truk pengangkut tebu menuju PG Krebet Baru yang menyebabkan kemacetan sepanjang 12 kilometer hingga SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di wilayah Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. 

Baca Juga : DPRD Dorong Bupati Blitar Segera Atasi Kemacetan akibat Beroperasinya Pabrik RMI

Selain upaya dari Dishub Kabupaten Malang yang beberapa kali menyurati pihak PG Krebet Baru tetapi tidak mendapatkan respon, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Malang juga mengatakan bahwa pihaknya juga terus berkoordinasi terkait penjadwalan antrian truk pengangkut tebu yang akan setor tebu, agar tidak menyebabkan kemacetan yang begitu panjang.

 

Judul berita Truk Tebu Kerap Jadi Biang Kemacetan, Ini Kata Dishub Kabupaten Malang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang dishub kabupaten malang

Berita Lainnya