BNN Kabupaten Malang Bentuk 32 Agen Pemulihan Tingkat Desa, Setahun Ratusan Pecandu Direhabilitasi

03 - Aug - 2025, 08:13

Kepala BNN Kabupaten Malang Letkol Laut (PM) Hendratmo Budi Wibowo saat menyampaikan keterangan pers kepada awak media terkait data rehabilitasi dan upaya penanganan pemberantasan peredaran narkoba. (Foto: Ashaq Lupito/ JatimTIMES)


JATIMTIMES - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang telah membentuk 32 agen pemulihan tingkat desa. Langkah tersebut ditujukan guna mengoptimalkan kegiatan rehabilitasi para pecandu termasuk dalam rangka memberantas peredaran narkoba.

Data BNN Kabupaten Malang menyebut, dalam setahun rata-rata ada ratusan peserta yang menjalani rehabilitasi lantaran kecanduan narkoba. "Sepanjang tahun 2024 BNN Kabupaten Malang telah melakukan pendataan terhadap Lembaga Rehabilitasi di wilayah Kabupaten Malang yang melakukan layanan rehabilitasi kepada 133 orang pecandu," ujar Kepala BNN Kabupaten Malang Letkol Laut (PM) Hendratmo Budi Wibowo.

Baca Juga : KKN Unikama Jadi Jalan Mahasiswa Hadapi Masalah Nyata di Desa

Dari ratusan pecandu yang menjalani layanan rehabilitasi tersebut, disampaikan Hendratmo, mayoritas harus menjalani rawat inap karena tingkat kecanduannya. "Dari 133 itu, layanan rehabilitasi rawat jalan diberikan kepada 19 orang. Sedangkan yang rawat inap ada 114 orang pecandu," ujarnya.

Di sisi lain, BNN Kabupaten Malang juga telah menjalin kerjasama dengan lembaga rehabilitasi yang berasal dari komponen masyarakat atau swasta, maupun Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL). Di mana, pada semester pertama di tahun 2025, ada ratusan klien rehabilitasi dari adanya kerjasama antara BNN Kabupaten Malang dengan lembaga rehabilitasi yang terjalin pada 2025 tersebut.

"Data klien rehabilitasi yang berasal dari Lembaga Rehabilitasi tersebut sebanyak 152 orang selama semester pertama di tahun 2025," tuturnya.

Selain itu, disampaikan Hendratmo, pada Bidang Rehabilitasi BNN Kabupaten Malang juga memiliki beberapa program unggulan lainnya. Di antaranya membentuk Agen Pemulihan (AP) melalui program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). Yaitu yang beberapa di antaranya ada di Desa Sepanjang dan Desa Landungsari.

"Dari tahun 2020 hingga 2024 sudah terbentuk 32 Agen Pemulihan di 6 Desa. Sedangkan klien yang telah mengikuti layanan Intervensi Berbasis Mayarakat ada sebanyak 11 klien," ujarnya.

Baca Juga : PKK Kabupaten Malang Bantu Pemkab Atasi Masalah Kesehatan, Mulai Stunting hingga Kejiwaan

Hendratmo menyebut, para Agen Pemulihan tersebut telah mendapatkan kemampuan dan pelatihan. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas IBM.

"Sehingga dapat memberikan upaya intervensi atau penanganan awal bagi pecandu maupun korban penyalahgunaan narkoba dengan kategori ringan," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan, BNN Kabupaten Malang, rehabilitasi, pengguna narkoba, Kabupaten Malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette