JATIMTIMES — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkot Blitar mempercepat realisasi tiga proyek prioritas tahun 2026. Ketiga proyek tersebut saat ini masih dalam tahap penyusunan perencanaan dan ditargetkan segera masuk proses pengadaan, dengan harapan pekerjaan fisik dapat dimulai pada awal Juni mendatang.
Kepala Dinas PUPR Kota Blitar, Erna Santi, dikonfirmasi Senin (4/5/2026), menjelaskan tiga proyek yang dipercepat meliputi pembangunan Blitar Trade Center (BTC), penataan jaringan irigasi di kawasan Jalan Ir. Soekarno, serta peningkatan sistem drainase di Jalan Anggrek.
Baca Juga : Gagal SNBP atau SNBT? Tenang, 4 Jalur Mandiri Nilai Rapor PTN Ini Masih Dibuka Mei 2026
“Perencanaan kami percepat agar segera masuk tender, sehingga awal Juni sudah bisa mulai dikerjakan di lapangan,” ujar Erna.
Langkah percepatan ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Blitar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kualitas infrastruktur perkotaan. Proyek BTC, misalnya, diproyeksikan menjadi salah satu simpul aktivitas ekonomi baru yang mampu menggerakkan sektor perdagangan dan jasa di wilayah setempat.
Sementara itu, penataan jaringan irigasi dan peningkatan sistem drainase diarahkan untuk memperkuat ketahanan infrastruktur dasar, terutama dalam mendukung kelancaran distribusi air serta mengurangi potensi genangan di kawasan perkotaan.
Erna menegaskan, seluruh proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada percepatan fisik semata, tetapi juga memastikan tata kelola yang baik selama proses pelaksanaan. Untuk itu, PUPR Kota Blitar menggandeng aparat penegak hukum dalam setiap tahapan.
“Dalam pelaksanaannya, proyek ini mendapat pendampingan dari kejaksaan dan kepolisian. Ini untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi,” katanya.
Dari sisi waktu pengerjaan, pembangunan BTC diperkirakan berlangsung selama lima hingga enam bulan. Sedangkan proyek drainase dan irigasi ditargetkan rampung dalam kurun waktu empat hingga lima bulan, menyesuaikan dengan kompleksitas pekerjaan di lapangan.
Baca Juga : SIM Hampir Habis? Ini Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Kota Malang Mei 2026
Pembangunan BTC sendiri direncanakan berlokasi di Kelurahan Tlumpu. Lokasi tersebut dipilih setelah melalui kajian teknis yang mempertimbangkan aspek aksesibilitas, potensi pengembangan kawasan, serta kebutuhan ruang ekonomi baru di Kota Blitar.
Dengan perencanaan yang matang dan proses pengadaan yang dipercepat, Pemkot Blitar menargetkan seluruh proyek dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pemerintah berharap hasil pembangunan ini tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Target kami jelas, seluruh proyek ini bisa berjalan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun kenyamanan lingkungan,” tutur Erna.
Percepatan tiga proyek strategis ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkot Blitar dalam menghadirkan pembangunan yang terukur, berkelanjutan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Dengan sinergi lintas sektor serta pengawasan yang ketat, pemerintah optimistis program pembangunan 2026 dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Blitar.