free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Internasional

Trump Tegaskan Tolak Aneksasi Israel atas Tepi Barat, Isyarat Akui Palestina?

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

26 - Sep - 2025, 16:03

Loading Placeholder
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto @realdonaldtrump)

JATIMTIMES - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan dirinya tidak akan mengizinkan Israel mencaplok Tepi Barat. Sikap ini disampaikan Trump di tengah meningkatnya ketegangan terkait perang Gaza yang sudah berlangsung hampir dua tahun dan isu pengakuan negara Palestina yang semakin menguat di dunia internasional.

“Saya tidak akan mengizinkan Israel untuk mencaplok Tepi Barat,” tegas Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih, Jumat (26/9/2025), seperti dilansir AFP.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Mas Ibin Turun ke Lapangan, Pantau Program RT Keren

Menurut Trump, langkah aneksasi oleh Israel hanya akan memperburuk konflik dan menggagalkan upaya menuju solusi dua negara.

"Tidak, saya tidak akan mengizinkannya. Itu tidak akan terjadi," lanjut Trump.

Janji kepada Pemimpin Arab dan Muslim

Pernyataan Trump muncul setelah sejumlah laporan menyebut ia berjanji kepada para pemimpin Arab dan Muslim untuk mencegah aneksasi Israel. Informasi itu sebelumnya diungkapkan oleh sumber-sumber diplomatik kepada Al Arabiya, yang mengetahui isi pertemuan Trump dengan para pemimpin kawasan Timur Tengah di sela Sidang Umum PBB pekan ini.

Ketika ditanya apakah dirinya sudah memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Trump mengaku telah menyampaikannya secara langsung. “Iya, tetapi saya tidak akan mengizinkannya. Sudah cukup. Sudah waktunya untuk berhenti sekarang,” tegasnya.

Ancaman Aneksasi dari Kabinet Israel

Di sisi lain, pemerintahan Netanyahu menghadapi tekanan dari kabinet sayap kanan ekstrem yang mendorong aneksasi lebih luas di Tepi Barat. Ancaman itu muncul sebagai respons terhadap langkah sejumlah negara Barat yang secara resmi mengakui Palestina sebagai negara berdaulat.

Netanyahu sendiri sebelumnya bersumpah tidak akan mengizinkan berdirinya negara Palestina, meskipun desakan internasional terus meningkat.

Baca Juga : Makanan Basi dan Piring Saji Bau Amis, MBG Sejumlah Sekolah di Kota Batu Dihentikan

Optimisme Soal Perdamaian Gaza

Selain soal Tepi Barat, Trump juga menyatakan optimisme terkait peluang tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang Gaza. Ia menyebut intensitas komunikasi dengan berbagai pemimpin di kawasan semakin meningkat.

“Kami telah berbicara dengan Bibi Netanyahu hari ini, dan kami juga telah berbicara dengan para pemimpin Timur Tengah lainnya yang merupakan orang-orang hebat. Kita semakin dekat dalam mencapai kesepakatan tentang Gaza, bahkan mungkin untuk perdamaian,” kata Trump.

Perang Gaza sendiri telah berlangsung hampir dua tahun, menimbulkan ribuan korban jiwa, dan mendorong komunitas internasional mendesak gencatan senjata serta pembebasan para sandera yang masih ditahan Hamas dan sekutunya.

Pertemuan Trump dan Netanyahu

Netanyahu dijadwalkan berpidato di Sidang Umum PBB pada Jumat (waktu AS), sebelum bertemu dengan Presiden Trump di Gedung Putih pada Senin (29/9) mendatang. Pertemuan tersebut diperkirakan akan membahas isu Gaza, keamanan regional, serta arah kebijakan baru AS-Israel terkait Palestina.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Internasional

Artikel terkait di Internasional

--- Iklan Sponsor ---