free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

KKN Unikama Jadi Jalan Mahasiswa Hadapi Masalah Nyata di Desa

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

03 - Aug - 2025, 19:21

Loading Placeholder
Mahasiswa diberangkatkan dalam kegiatan KKN 2025 dan tersebar di berbagai desa di Kabupaten Malang (ist)

JATIMTIMES - Krisis iklim, ketahanan pangan, dan akses pendidikan yang belum merata bukanlah sekadar tajuk berita nasional. Di banyak desa di Kabupaten Malang, isu-isu tersebut hadir sebagai kenyataan sehari-hari. Di tengah tantangan itulah, ratusan mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) memilih untuk mengambil peran nyata: menyatu dengan warga, mendengar langsung kebutuhan mereka, dan ikut mencari solusi dari bawah.

Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Ganjil 2025/2026, mahasiswa Unikama tak hanya belajar di luar kelas, tapi juga hidup bersama warga desa. Kegiatan yang dimulai secara resmi pada Jumat, 1 Agustus 2025 ini mengusung tema “Sustainable Village Development”, atau pembangunan desa berkelanjutan. Namun alih-alih hanya menjadi slogan program, tema ini diterjemahkan dalam bentuk aksi-aksi kecil yang berdampak nyata.

1

Alih-alih datang dengan program jadi atau pendekatan instruktif, para mahasiswa justru memulai langkah mereka dengan mendengarkan. Di berbagai desa tempat mereka ditugaskan, pendekatan ini membuka ruang dialog dengan warga yang selama ini jarang mendapatkan perhatian.

Baca Juga : PKK Kabupaten Malang Bantu Pemkab Atasi Masalah Kesehatan, Mulai Stunting hingga Kejiwaan

Kegiatan mahasiswa pun beragam, menyasar berbagai sektor, seperti membangkitkan sektor UMKM, hingga mendorong pengembangan sumberdaya manusia di desa. Sektor kelestarian lingkungan juga tak luput dari perhatian mereka.

Rektor Unikama, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si., menyebut bahwa KKN bukanlah agenda tempelan di kalender akademik. Menurutnya, KKN adalah salah satu ruang penting bagi mahasiswa untuk merasakan langsung dinamika sosial, sekaligus membentuk empati terhadap masyarakat.

“Kami tidak ingin mahasiswa sekadar ‘datang dan pulang’. Mereka kami dorong untuk memahami konteks desa, menyesuaikan pendekatan, dan membangun relasi yang setara dengan warga. Di situ letak pembelajarannya,” tegasnya, Minggu, (3/8/2025).

Baginya, pembangunan desa berkelanjutan tidak bisa digerakkan dari atas. Harus ada kehadiran langsung, proses belajar bersama, dan sinergi antarpihak. Kampus, kata Dr. Sudi, hanya menjadi fasilitator agar potensi mahasiswa bisa menyatu dengan kebutuhan desa.

2

Program ini mendapat respons positif dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang. Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Ira Koeswandari, S.STP., menilai bahwa kehadiran mahasiswa memperkaya pendekatan pemerintah dalam mendorong pembangunan berbasis SDGs (Sustainable Development Goals).

“Di banyak desa, kami sedang mengarahkan Dana Desa untuk program ketahanan pangan, pengelolaan sampah, hingga mitigasi perubahan iklim. Mahasiswa membawa energi baru, ide-ide segar, dan pola komunikasi yang lebih akrab dengan warga,” ungkapnya.

Menurut Ira, mahasiswa bukan hanya pendamping, tapi juga penghubung antara warga dan kebijakan. Mereka kerap menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan lapangan dengan arah kebijakan pemerintah.

Baca Juga : Festival Bantengan Nuswantara Ke-17 di Kota Batu, 114 Personel Dikerahkan Antisipasi Kemacetan

Bagi sebagian mahasiswa, pengalaman tinggal di desa menjadi titik balik pemahaman mereka tentang pembangunan. Salah satu peserta KKN di Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, bercerita bagaimana ia belajar tentang ketahanan keluarga petani yang tetap semangat meski panen gagal karena cuaca tak menentu. Mahasiswa lainnya bercerita tentang semangat anak-anak desa yang tetap datang belajar, meski harus berjalan kaki beberapa kilometer.

“Kami datang membawa ilmu, tapi pulang membawa pelajaran hidup,” ungkap salah satu peserta.

Melalui program ini, Unikama menanamkan nilai bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur atau angka statistik. Pembangunan sejati, menurut mereka, adalah proses membangun kepercayaan, solidaritas, dan solusi bersama yang tumbuh dari bawah.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---