free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Samdesgotro Berakhir, Bupati Sanusi Fokus Percepatan Pembangunan Manfaatkan Potensi Lokal

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

18 - Jul - 2025, 16:17

Loading Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi saat melaksanakan kegiatan sambang desa gotong royong bangun desa di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Kamis (17/7/2025). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Program kegiatan sambang desa gotong royong bangun desa atau Samdesgotro dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang secara resmi telah berakhir di titik ke-33, yakni di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang pada Kamis (17/7/2025). 

Di mana kawasan Pantai Tanjung Penyu di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang menjadi titik terakhir kegiatan Samdesgotro 2025. Dalam penutupan kegiatan Samdesgotro 2025 ini Sanusi didampingi Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Malang Kholiq, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Malang Sudarman, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Nurcahyo, beserta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang. 

Baca Juga : Gelar Dialog, Wamendag dan Wali Kota Kediri Tinjau Pasar Grosir Ngronggo Kediri

Bupati Malang HM. Sanusi menyampaikan, dalam kegiatan Samdesgotro pihaknya bertemu langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi serta melihat berbagai potensi yang dimiliki oleh setiap kecamatan untuk dapat digali lebih dalam dan dikembangkan.

"Pada intinya, melalui agenda ini kami tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga menyusun langkah nyata percepatan pembangunan berbasis potensi lokal," ungkap Sanusi.  

Menurut Sanusi, Samdesgotro digelar juga untuk pemerataan pembangunan. Dirinya pun melihat langsung bagaimana masyarakat di setiap desa maupun kecamatan di Kabupaten Malang melakukan aktivitas sehari-hari di tengah dinamika nasional maupun global yang ada. 

Menjangkau daerah pedesaan terpencil dengan akses jalan yang menantang merupakan wujud nyata Sanusi selalu turun untuk mendengarkan langsung aspirasi maupun keluhan dari masyarakat. Hal ini semakin menunjukkan sosok Sanusi yang berpihak dan selalu peduli terhadap kepentingan masyarakat. 

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu mengatakan, ke depan pembangunan Kabupaten Malang tidak hanya terpusat di kawasan yang berada di tengah atau dekat dengan perkotaan, tetapi juga harus menjangkau ke daerah-daerah pelosok Kabupaten Malang sebagai wujud nyata pemerataan pembangunan. 

"Semangat gotong royong dan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh elemen menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan," kata Sanusi. 

Lebih lanjut, secara umum kegiatan Samdesgotro 2025 merupakan wujud nyata atas komitmen Pemkab Malang untuk hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat desa untuk mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat serta juga melihat potensi dan permasalahan riil yang ada di setiap desa di Kabupaten Malang. 

Menurut Sanusi, selain terdapat keluhan dari masyarakat di masing-masing desa yang langsung ditangani oleh masing-masing kepala perangkat daerah terkait, melalui Samdesgotro 2025 pihaknya juga semakin memahami secara mendalam terkait dengan beragam potensi yang berada di setiap desa di Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Benawa, Gagak Baning, dan Benawa II: Tiga Raja Terakhir di Ujung Napas Pajang

"Namun hal tersebut bukan alasan bagi seluruh stakeholders Pemerintah Kabupaten Malang untuk berpuas diri. Secara keseluruhan masih banyak hal yang harus terus diperbaiki dan ditingkatkan," ujar Sanusi. 

Secara tegas, Sanusi juga meminta kepada setiap kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang tidak hanya menggugurkan kewajiban dalam menjalankan tugas. Tetapi juga harus melakukan berbagai upaya agar potensi di setiap desa dapat berkembang. 

"Ke depan saya minta kepala dinas tidak hanya menggugurkan kewajiban, sebatas menghabiskan anggaran tanpa ada hasilnya. Produk yang dihasilkan harus jelas. Kalau ada kepala dinas yang tidak mau mengikuti akan saya tinggal," tegas Sanusi. 

Sementara itu, di momentum terakhir Samdesgotro 2025 di Kecamatan Gedangan, Sanusi mengimbau agar seluruh pimpinan kepala perangkat daerah beserta jajaran staf agar dapat menerapkan prinsip kerja 5K. Yakni kerja keras, kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja prestasi.

"Prinsip ini sekarang sudah bukan hanya Kabupaten Malang yang menerapkan, tapi juga sudah diadaptasi oleh jajaran Kementerian Ekraf (ekonomi kreatif) jadi jangan sampai kita yang punya inisiatif lalai," pungkas Sanusi.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---