free web hit counter
Promo Tokopedia
Jatim Times Network
Beranda
Agama

Awal Bulan Maulid, Ini Bacaan Doa Rabiulawal Lengkap dengan Terjemahannya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

19 - Aug - 2026, 05:51

Loading Placeholder
Ilustrasi berdoa. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Bulan Maulid atau Rabiulawal menjadi salah satu bulan yang memiliki tempat istimewa bagi umat Islam. Bulan ini dikenal sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, sosok yang diutus Allah SWT sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Memasuki Rabiulawal, umat Islam biasanya menyambutnya dengan berbagai amalan sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW. Di antaranya memperbaiki niat, memperbanyak salawat, serta memanjatkan doa.

Baca Juga : Selasa dalam Sejarah Islam, Ada Wafatnya Para Nabi hingga Siti Khadijah

Salah satu doa yang dapat diamalkan saat menyambut datangnya bulan Maulid adalah doa yang diijazahkan Habib Umar bin Hafidz.

Umat Islam dapat mengawali bulan mulia ini dengan menata niat. Niat tersebut menjadi bentuk kesungguhan untuk mengisi bulan kelahiran Rasulullah SAW dengan amal kebaikan.

Mengutip NU Online, terdapat niat yang dapat diamalkan ketika menyambut bulan Maulid.

"Aku niat menghadiri Maulid seperti niatnya orang-orang saleh. Niat mengagungkan bulan kelahiran Nabi SAW. Niat menambah iman, takwa, cinta serta dekat kepada Allah, Rasulullah dan orang-orang saleh. Niat mengikuti Rasulullah secara lahir dan batin dalam perkataan, pekerjaan, dan niat. Niat memperindah akhlak dan adab. Niat semoga Allah memberi kita rezeki dapat melihat wajah Rasulullah secara langsung atau bermimpi beliau di dunia, di akhirat, dan di Barzakh, serta beliau rida kepada kita. Dan semua niat yang baik untuk kebaikan, kelembutan, kesehatan, dan keselamatan."

Niat tersebut pada dasarnya menjadi ikhtiar untuk menjadikan peringatan Maulid bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan memperbaiki akhlak.

Doa Menyambut Bulan Rabiulawal

Selain menata niat, umat Islam dapat membaca doa untuk menyambut datangnya Rabiulawal. Salah satu doa yang diijazahkan Habib Umar bin Hafidz berbunyi:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي خَاتِمَةِ شَهْرِنَا هَذَا، وَأَقْدِمْ عَلَيْنَا رَبِيعَ الأَوَّلِ بِصَلَاحِ الْبِلَادِ وَالْعِبَادِ ، وَدَفْعِ الْبَلَاءِ وَالْفَسَادِ ، وَتَفْرِيحِ كُرَبِ أُمَّةِ حَبِيبِكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْخَافِي وَالْبَادِ ، يَا كَرِيمُ يَا جَوَادُ

Latin
Allaahumma baariklanaa fii khaatimati syahrinaa hadzaa, wa aqdim 'alainaa rabi'il awwali bishalaahil bilaadi wal' ibaad, wa daf'il balaa'i wal fasaad, wa tafriiji kurabi ummati habiibika muhammadin shallallaahu 'alaihi wasallama fil khaafii wal baad, yaa kariimu yaa jawwaad.

Artinya
"Ya Allah, berkahilah kami di penghujung bulan (Safar) kami ini dan datangkanlah kepada kami bulan Rabiulawal dengan diberi kebaikan teruntuk negara serta orang-orang di dalamnya, dihindarkan dari bahaya ataupun kerusakan bencana, dan dihilangkannya kesusahan umat Nabi Muhammad SAW baik yang tersembunyi maupun yang terlihat, Wahai Engkau Dzat yang Maha Mulia lagi Maha Dermawan."

Doa tersebut berisi permohonan agar datangnya Rabiulawal membawa keberkahan, kebaikan bagi negeri dan masyarakat, serta perlindungan dari berbagai bahaya dan kerusakan.

Menyambut bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW juga dapat dilakukan dengan memperbanyak selawat. Amalan ini menjadi salah satu bentuk mahabbah atau kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW.

Anjuran untuk berselawat kepada Nabi bahkan disebutkan dalam Al-Qur'an, tepatnya Surah Al-Ahzab ayat 56:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya:
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."

Memperbanyak selawat dapat menjadi amalan yang dilakukan sepanjang Rabiulawal. Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, terdapat sejumlah keutamaan yang disebutkan dalam hadis.

Baca Juga : Sejumlah Negara Sahabat Ucapkan Selamat HUT ke-81 RI, dari AS hingga Arab Saudi

1. Mendapat 10 Kali Limpahan Rahmat Allah SWT

Dari Abdullah bin Amr bin al-Ash, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang bersholawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali." (HR. Muslim)

2. Dekat dengan Rasulullah SAW pada Hari Kiamat

Keutamaan lainnya adalah mendapatkan kedekatan dengan Rasulullah SAW pada hari kiamat.

Dari Abdullah bin Mas'ud, Rasulullah SAW bersabda:

"Orang yang paling dekat denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku." (HR. Tirmidzi)

3. Peringatan agar Tidak Lalai Berselawat

Dalam hadis lainnya, Rasulullah SAW memberikan peringatan kepada orang yang tidak bersholawat ketika nama beliau disebut.

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Celakalah seseorang yang aku disebut-sebut di depannya namun ia tidak mengucapkan sholawat kepadaku." (HR. Tirmidzi)

Selain itu, Rasulullah SAW juga mengingatkan tentang sifat kikir bagi orang yang tidak bersholawat ketika nama beliau disebut.

Dari Ali, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Orang yang kikir adalah orang yang apabila disebut namaku di sisinya, dia tidak bersholawat kepadaku." (HR. Tirmidzi)

Dengan demikian, datangnya bulan Maulid dapat menjadi momen untuk memperbanyak amal kebaikan. Selain membaca doa menyambut Rabiulawal, umat Islam dapat mengisinya dengan memperbanyak selawat, memperbaiki akhlak, serta meneladani kehidupan dan ajaran Nabi Muhammad SAW. Semoga informasi ini bermanfaat. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Agama

Artikel terkait di Agama

--- Iklan Sponsor ---