JATIMTIMES - Rezeki yang halal dan kehidupan yang berkecukupan menjadi salah satu harapan setiap muslim. Dalam ikhtiar mencari rezeki, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa dan memohon pertolongan Allah SWT.
Ustaz Adi Hidayat (UAH) membagikan doa singkat yang dapat diamalkan khususnya pada hari Jumat. Doa tersebut berisi permohonan agar Allah SWT mencukupkan kebutuhan dengan rezeki yang halal, menjauhkan dari perkara haram, serta memberikan kekuatan untuk selalu taat kepada-Nya.
Baca Juga : Bupati Kediri Serahkan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Rp267 Juta kepada Empat Ahli Waris
Dalam kajiannya, UAH mengingatkan jemaah untuk membiasakan membaca doa tersebut setiap Jumat. "Baca ini khususnya di hari Jumat." jelas UAH.
UAH kemudian mengajarkan potongan awal doa tersebut agar mudah diingat.
اللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِناَ بِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Latin: Allahumma-kfina bi halaalika 'an haraamika, wa aghnina bi thaa'atika 'an ma'shiyatika, wa bifadhlika 'amman siwaak.
Artinya: "Ya Allah, cukupkanlah kami dengan yang halal dari-Mu sehingga kami tidak membutuhkan yang haram. Cukupkanlah kami dengan ketaatan kepada-Mu sehingga kami tidak melakukan kemaksiatan. Dan dengan karunia-Mu, cukupkanlah kami dari selain-Mu."
Menurut UAH, doa tersebut cukup singkat tetapi memiliki makna yang padat. Makna doa tersebut tidak hanya berkaitan dengan permintaan agar terbebas dari kemiskinan secara materi. Di dalamnya juga terdapat permohonan agar Allah SWT mencukupkan kehidupan seorang hamba dengan rezeki halal, memperkaya dirinya dengan ketaatan, menjauhkan dari maksiat, serta membuatnya tidak bergantung kepada selain Allah SWT.
Ia menganjurkan laki-laki membacanya sebelum meninggalkan salat Jumat. Sementara bagi perempuan, doa tersebut dapat diamalkan setelah salat Asar menjelang Magrib. "Usahakan dibaca tiap Jumat sebelum selesai meninggalkan Jumatan bagi akhwan," ungkapnya.
Untuk perempuan, UAS menyarankan doa tersebut dibaca setelah Asar menjelang Magrib.
Baca Juga : Proyeksi Belanja Kota Batu 2027 Capai Rp 1,05 Triliun
Diketahui, hari Jumat memiliki kedudukan istimewa bagi umat Islam. Selain dianjurkan memperbanyak amal ibadah, terdapat pula waktu yang disebut sebagai waktu mustajab untuk berdoa.
Rasulullah SAW bersabda:
فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّى، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ
Artinya: "Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan salat lantas ia memanjatkan suatu doa pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang ia minta." (HR Muttafaqun 'alaih dari Abu Hurairah RA)
Karena itu, hari Jumat menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak doa dan memohon berbagai hajat kepada Allah SWT. Semoga informasi ini bermanfaat ya.