free web hit counter
Promo Tokopedia
Jatim Times Network
Beranda
Agama

Ada Ungkapan Membujang Lebih Baik demi Memperbanyak Ibadah, Apa Kata Imam Al Ghazali?

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

02 - Aug - 2026, 12:40

Loading Placeholder
Ilustrasi Muslim membujang demi memeprbanyak ibadah. (ist)

JATIMTIMES - Di tengah anggapan bahwa kehidupan rumah tangga dapat menyita waktu sehingga mengurangi kesempatan beribadah, ulama besar Imam Al Ghazali justru menghadirkan pandangan yang berbeda. Dalam karya monumentalnya Ihya Ulumuddin, beliau menjelaskan bahwa pernikahan bukan penghalang ibadah, melainkan salah satu jalan untuk menyempurnakan pengabdian seorang Muslim kepada Allah SWT.

Pandangan tersebut muncul karena sebagian orang beranggapan bahwa tetap membujang memungkinkan seseorang lebih leluasa berkonsentrasi pada ibadah. Namun, Imam Al Ghazali mengutip sejumlah kisah dan pendapat ulama yang menunjukkan bahwa kehidupan berkeluarga memiliki nilai keutamaan yang tidak kalah besar.

Baca Juga : Tablig Akbar di Masjid Al-Akbar, Kemenag Jatim Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Bangsa

Salah satu kisah yang disampaikan adalah dialog antara seorang laki laki dengan Ibrahim bin Adham. Orang tersebut memuji Ibrahim karena belum menikah sehingga dinilai dapat lebih fokus beribadah. Mendengar hal itu, Ibrahim bin Adham justru memberikan jawaban yang mengejutkan. Menurut dia, doa seseorang yang hidup bersama keluarganya lebih utama daripada seluruh ibadah yang ia lakukan sebagai seorang yang membujang.

Ketika ditanya mengapa dirinya sendiri tidak menikah, Ibrahim bin Adham menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena menganggap membujang lebih utama. Ia hanya mengaku tidak memiliki keinginan untuk menikah dan tidak membutuhkan kehidupan bersama perempuan.

Imam Al Ghazali juga menukil pendapat sebagian ulama yang menggambarkan tingginya kedudukan orang yang telah berkeluarga. Mereka mengibaratkan keutamaannya seperti seorang mujahid dibandingkan seorang ahli ibadah. Bahkan disebutkan, satu rakaat salat yang dilakukan oleh orang yang telah menikah lebih utama daripada tujuh puluh rakaat salat orang yang masih membujang.

Meski demikian, terdapat pula pendapat lain yang menjadi dasar bahwa tidak semua orang wajib menikah. Pendapat tersebut merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Abu Ya'la dari Hudzaifah:

"Sebaik-baik manusia setelah dua ratus tahun sepeninggalku adalah orang yang ringan bebannya, yang tidak mempunyai istri sama sekali atau tidak memiliki anak sama sekali."

Menurut penjelasan Imam Al Ghazali, hadis tersebut dipahami dalam konteks tertentu dan tidak menghapus besarnya keutamaan pernikahan yang dijelaskan dalam banyak dalil lainnya.

Dalam sunah Rasulullah SAW, pernikahan disebut membawa berbagai manfaat bagi kehidupan seorang Muslim. Setidaknya terdapat lima hikmah utama.

Pertama, menjadi sarana memperoleh keturunan yang diharapkan tumbuh sebagai anak yang saleh dan salehah.

Baca Juga : Akademisi Ini Luruskan Polemik Tinggi Nabi Adam 60 Hasta, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Kedua, menjaga kehormatan diri dengan menyalurkan naluri biologis melalui jalan yang dihalalkan syariat.

Ketiga, menghadirkan ketenangan dan ketenteraman dalam kehidupan rumah tangga sehingga menjadi penopang dalam menjalani kehidupan.

Keempat, mendorong seseorang semakin meningkatkan pengabdian kepada Allah SWT melalui tanggung jawab yang diemban sebagai suami atau istri.

Kelima, setiap usaha yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk mencari nafkah, bernilai ibadah dan menjadi ladang pahala di sisi Allah SWT.

Dengan demikian, Imam Al Ghazali menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan sosial, tetapi juga bagian dari ibadah yang dapat mendekatkan seorang Muslim kepada Allah SWT apabila dijalankan dengan niat yang benar dan sesuai tuntunan syariat.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy

Agama

Artikel terkait di Agama

--- Iklan Sponsor ---