JATIMTIMES - Begadang atau tidak tidur hingga larut malam dapat mengganggu keseimbangan hormon. Imbasnya ini akan memengaruhi hormon rasa lapar dan kenyang terganggu.
Hal tersebut dibeberkan ilmuwan muda Felix Zuhendri PhD dari studi yang menarik. “Kurang tidur atau begadang ngebuat kita itu jadi susah kenyang. Ini saya mau share satu studi yang super-menarik,” ucap Felix lewat media sosial yang diunggahnya baru-baru ini.
Baca Juga : Jadwal Tayang dan Link Nonton Undercover High School Episode 1 dan 2
Studi tersebut membeberkan percobaan pada anak-anak muda yang memiliki badan normal dan obesitas. Kemudian kedua kelompok itu diminta untuk begadang dalam semalam saja.
“Terus besoknya mereka tuh dicek hormon, terutama dari sisi hormon leptin dan ghrelin. Jadi, kalau temen-temen tahu leptin dan ghrelin, ini yang membuat kita kenyang dan lapar,” imbuh Felix dikutip Sabtu (22/2/2025).
Dari hasil studi tersebut, ditemukan cukup dengan satu malam saja begadang, hormon leptin itu secara rata-rata turun. Sedangkan hormon ghrelinnya secara rata-rata naik.
Ya, kurang tidur akan mengurangi produksi hormon leptin. Sedangkan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar akan berdampak pada peningkatan berat badan.
“Jadi, sepanjang hari itu kita itu jadi lebih susah kenyang. Dan kita itu jadi lebih cepat lapar karena leptin turun dan gherlin naik. Itu secara rata-rata dan cukup dengan semalam begadang,” tambah Felix.
Baca Juga : Optimalisasi Pajak Hiburan, Bapenda Kota Malang Gunakan Perforasi Digital
Tak hanya itu. Kurang tidur juga akan mengubah jenis makanan yang dikonsumsi. Bisa menimbulkan keinginan yang lebih kuat untuk mengonsumsi makanan berlemak dan tinggi gula.
“Jadi, coba teman-teman bayangin kalau kalian itu kurang tidur dan begadang dengan kronis. Dengan jumlah hari itu yang banyak dalam setahun, itu bakalan rasanya susah kenyang sepanjang hari,” tutup Felix.