free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Dukung Program Nasional Makan Bergizi, DPRD Surabaya Siap Re-Alokasi Anggaran

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Dede Nana

11 - Nov - 2024, 14:49

Loading Placeholder
Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiar Rifa'i

JATIMTIMES – DPRD Surabaya siap mendukung program nasional (pronas) Prabowo-Gibran. Yakni makan bergizi gratis untuk anak sekolah negeri dan swasta sebagai implementasi program kerakyatan di seluruh daerah meski harus melakukan re-alokasi anggaran di APBD 2024. 

Bahtiyar Rifai Wakil Ketua DPRD Surabaya mengatakan, bahwa pelaksanaan program makan siang bergizi gratis ini masih dalam pembahasan informal antara pemkot, provinsi dan Kemendagri. 

Baca Juga : Peringati HUT Ke-13, Nasdem Pastikan All Out Menangkan WALI

“Kami menunggu perintah dari pusat. Intinya kami siap mendukung meski harus melakukan penggeseran anggaran melalui MPAK. Namun kabarnya akan ada sharing anggaran,” ucap Bahtiyar Rifai. 

Menurut Bahtiyar Rifai, Undang-Undang memperbolehkan melaksanakan MPAK (mendahului) jika program tersebut untuk kepentingan masyarakat dan sifatnya mendesak (urgent). 

“MPAK bisa dilaksanakan pada triwulan pertama dan kedua. Tidak boleh di Triwulan ketiga karena itu sudah masuk PAK. Namun pastinya kami juga masih belum tahu,” jelasnya. 

Terbaru, politisi muda partai Gerindra ini mengaku mendapatkan info jika Presiden akan mengumpulkan seluruh pimpinan DPRD, kepala daerah (Gubernur/Bupati/Walikota), TNI dan POLRI terkait program tersebut, yang difasilitasi Kemendagri. 

“Infonya besok hari Kamis (7/11/2024) di Sentul,” ujarnya.

Kesiapan Kota Surabaya (DPRD dan Pemkot) terhadap pelaksanaan program nasional tersebut ditunjukkan dengan telah dilakukannya pembahasan antara Pemkot dan tim anggaran DPRD Surabaya. 

“Namun masih berupa saran dan masukan. Bahkan sempat membahas soal nominal harga per packnya,” tuturnya. 

Baca Juga : Ketua DPRD Blitar Dukung Sinergi Forkopimda dan Perguruan Silat untuk Pilkada Damai

Ada yang menyebut, kata dia, di kisaran Rp 15 ribu. Ini pun juga masih dipertanyakan soal wadah makanan tersebut. Dari apa dan bagaimana dengan sampahnya. Jangan sampai menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

 “Karena ini setiap hari. Dalam satu tahun itu ada berapa hari jika dipotong waktu libur. Artinya, ini jumlah sampah yang ditimbulkan juga besar sekali. Namun juga muncul wacana wadah/kotak khusus yang bisa digunakan ulang dengan stempel nama siswa,” jlentrehnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---