JATIMTIMES - Partai Nasional Demokrat memastikan akan All Out untuk memenangkan pasangan calon wali kota dan wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang 27 November 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD Nasdem Kota Malang Abdul Hanan Djalil juga untuk memaknai peringatan HUT Nasdem ke 13 yang digelar di Kantor DPD Nasdem Kota Malang, Senin (11/11/2024) siang.
Baca Juga : Mas Ibin: Saya Akan Lanjutkan Program Wali Kota Samanhudi Anwar
Menurutnya, seluruh kader Nasdem di Kota Malang akan All Out menangkan Paslon WALI.
"Wajib hukumnya semua kader Nasdem yang jumlahnya sebanyak 570 dari tingkat DPC, DPD untuk mendukung paslon WALI," tegas Hanan.
Keyakinannya untuk mendukung Paslon WALI ini juga tak lepas dari visi misi dan program yang menjadi bekal WALI berlaga di Pilkada.
Menurutnya, program Paslon WALI sejalan dengan semangat Partai Nasdem yang ingin membawa perubahan menuju ke arah lebih baik.
"Semangat restorasi, semangat perubahan memang sudah terjamin dengan program-program unggulan paslon WALI. Bahkan sejak awal kami sudah mendukung program WALI," tutur Hanan.
Sampai saat ini, Hanan mengaku bahwa Partai Nasdem terus mematangkan persiapan menjelang Pilkada 27 November mendatang. Bahkan organ pemenangan di internal Partai Nasdem juga telah ia bentuk dari tingkat TPS.
"Kami siap, sejak dari TPS sudah kita bangun. Di setiap kelurahan, setiap RW kita sudah bangun. Wajib hukumnya untuk mengetuk pintu tetangganya memenangkan paslon WALI," ungkapnya.
Baca Juga : Gerindra Gelar Konser, Eri Cahyadi: Guyub Rukun Bangun Surabaya
Dirinya berharap bahwa pesannya tersebut dapat dipedomani oleh seluruh kader Nasdem di Kota Malang. Dirinya tak memberi ruang bagi kader Nasdem yang tidak siap untuk sejalan dengan tugas yang telah diberikan oleh partai.
"Karena Partai Nasdem adalah Partai Komando. Jadi satu komando dan wajib menjalankannya," tegas Hanan.
Dirinya pun mengingatkan, jika ada kader yang melanggar, maka akan ada mekanisme partai untuk memberikan sanksi. Sehingga dirinya menegaskan bahwa tidak ada yang boleh menyimpang dari arahan ketua umum.
"Siapapun yang melanggar pasti akan dikenakan sangsi. Tidak ada satupun kader yang boleh menyimpang dari arahan ketua umum," pungkas Hanan.
Sebagai informasi, Partai Nasdem menjadi salah satu dari 13 parpol yang berkoalisi untuk mengusung Paslon WALI dalam Pilkada Kota Malang 27 November 2024 mendatang.