Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pemkab Blitar Targetkan 40 Ribu Warga Aktivasi Identitas Kependudukan Digital Tahun Ini

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

16 - May - 2024, 12:13

Placeholder
Ilustrasi.(Foto : Ist)

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten Blitar terus mempercepat upaya digitalisasi dengan menargetkan 40 ribu warga untuk melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) pada tahun ini. Program yang diinisiasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar ini bertujuan untuk menggantikan penggunaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) fisik dengan IKD, sebagai bagian dari transformasi menuju pelayanan publik yang sepenuhnya digital.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Blitar, Tunggul Adi Wibowo, menjelaskan bahwa hingga saat ini, sudah ada 20 ribu warga yang berhasil melakukan aktivasi IKD. "Kami menargetkan pada tahun 2024 ini, 40 ribu warga Kabupaten Blitar sudah melakukan aktivasi IKD," ungkap Tunggul pada Rabu (15/5/2024). 

Baca Juga : Gus Samsudin Terima Semua Dakwaan Kasus Konten Sesat Bertukar Pasangan

Percepatan ini tidak hanya dilakukan di pusat kota, tetapi juga menjangkau masyarakat di desa dan kelurahan.

 "Kami melaksanakan jemput bola kepada masyarakat, baik di desa dan kelurahan, kecamatan, bahkan hingga ke sekolah-sekolah untuk wajib KTP pemula," kata Tunggul. Hal ini dilakukan untuk memastikan semua lapisan masyarakat memiliki akses yang sama dalam melakukan aktivasi IKD.

Pemerintah Kabupaten Blitar juga menerbitkan Surat Edaran (SE) Bupati Blitar terkait percepatan aktivasi IKD. Dalam SE tersebut, desa/kelurahan, kecamatan, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diminta untuk mendukung program ini dengan aktif. "SE ini menjadi panduan bagi semua perangkat daerah untuk mendukung percepatan aktivasi IKD," jelas Tunggul.

Langkah jemput bola yang dilakukan oleh Dispendukcapil ini mencakup berbagai kegiatan sosialisasi dan pendampingan teknis kepada masyarakat. Di desa-desa, tim Dispendukcapil seringkali mengadakan acara khusus untuk membantu warga yang belum memahami cara mengaktifkan IKD.

 "Kami ingin memastikan bahwa semua warga, termasuk yang tinggal di daerah terpencil, mendapatkan pelayanan yang maksimal dalam proses aktivasi IKD," tambah Tunggul.

Baca Juga : PKB Kabupaten Blitar Sepi Pendaftar: Akankah Arif Kurniawan Jadi Penyelamat?

Tidak hanya berhenti di desa dan kelurahan, Dispendukcapil juga menyasar sekolah-sekolah. Program ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi siswa yang baru wajib KTP, tetapi juga mengedukasi mereka mengenai pentingnya IKD dalam era digital. "Pendidikan mengenai IKD sejak dini sangat penting, agar generasi muda kita siap menghadapi perubahan dalam pelayanan publik yang semakin digital," ujar Tunggul.

Tunggul menekankan bahwa transformasi menuju IKD adalah langkah penting menuju pelayanan publik yang lebih modern dan efisien. "Ke depan, KTP fisik tidak akan digunakan lagi dan akan digantikan dengan IKD. Oleh karena itu, kami terus berupaya agar seluruh warga Kabupaten Blitar dapat segera melakukan aktivasi IKD," jelasnya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh Dispendukcapil Kabupaten Blitar, diharapkan target 40 ribu warga yang melakukan aktivasi IKD dapat tercapai pada akhir tahun ini. "Kami optimis, dengan dukungan dari semua pihak, target ini bisa tercapai dan masyarakat Kabupaten Blitar dapat merasakan manfaat dari pelayanan publik yang lebih baik dan efisien," pungkas Tunggul.


Topik

Pemerintahan ikd dispendukcapil kabupaten blitar Tunggul Adi Wibowo kabupaten blitar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya