JATIMTIMES- Gus Samsudin, yang kini mendekam di balik jeruji besi sebagai tersangka kasus konten video viral tukar pasangan, menunjukkan sikapnya yang tak berpenyesalan.
Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka dan dipenjara, Samsudin justru mengaku bahagia dengan takdir yang diberikan Allah. "Saya ridho dan saya ikhlas dengan apa pun yang Allah berikan ke saya," katanya dengan tegas. Baginya, menjalani takdir yang sudah ditentukan adalah suatu kebahagiaan.
Baca Juga : Protes Warga Blitar: Baliho Gus Samsudin Diturunkan Satpol PP
Tidak ada penyesalan yang dirasakan Gus Samsudin atas perbuatannya. Menurutnya, apa yang dilakukan adalah bagian dari dakwah, dan tidak ada yang ia sesali dalam perjalanan dakwahnya. Namun, kebahagiaan Samsudin di balik jeruji tidak lepas dari kenyataan bahwa konten video yang ia buat memang telah memberikannya keuntungan yang signifikan.
“Jika ini takdir yang telah ditetapkan oleh Tuhan, tentu saya merasa ridho dan ikhlas dengan segala yang diberikan oleh Allah, termasuk situasi saat ini di penjara. Dan jika ini adalah yang terbaik menurut kehendak Tuhan, maka saya menerima dengan lapang dada, bahkan dengan rasa sukacita karena segala sesuatu adalah ketetapan Allah,” tegas Samsudin.
Ia mengakui bahwa tujuan utama dari produksi konten video tersebut adalah untuk meningkatkan jumlah pengikut atau subscriber di kanal YouTube-nya. Dengan bertambahnya subscriber, ia juga mendapatkan pendapatan dari iklan AdSense YouTube yang mencapai nilai sekitar Rp 100 juta. Selain itu, Samsudin juga mengharapkan konten tersebut dapat meningkatkan pengaruh dan promosi layanan pengobatan tradisional yang ia kelola.
Polda Jatim telah menetapkan Samsudin sebagai tersangka atas konten video viralnya yang dinilai meresahkan masyarakat. Konten video tersebut dianggap bertentangan dengan nilai-nilai agama yang dianut sebagian besar masyarakat. Meskipun Samsudin telah membuat klarifikasi bahwa video tersebut hanyalah cerita fiksi, status tersangka tetap dijatuhkan oleh pihak berwenang karena potongan video yang beredar telah meresahkan masyarakat. Meski demikian, Samsudin menegaskan bahwa ia siap menerima segala konsekuensi dari takdir yang telah Allah berikan kepadanya.