JATIMTIMES - Menindaklanjuti kasus OTT KPK terhadap Puji Triasmoro Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso pada November bulan lalu, bersama sejumlah kontraktor, juga merembet ke Kabupaten Jember.
Dimana pada 22 November lalu, yakni CV. Raelina Dwikania Jaya dan CV Atmananda Utama (bukan CV. Artha Guna seperti diberitakan sebelumnya) juga tak luput menjadi sasaran komisi Anti Rasuah tersebut untuk melakukan penggeledahan.
Baca Juga : Jokowi Ungkap Temuan Korupsi di RI Semakin Banyak: Evaluasi Total
Terbaru, Selasa (12/12/2023) siang, KPK kembali ke Kabupaten Jember, untuk memeriksa sejumlah pejabat asal Bondowoso dan juga kontraktor, baik dari Jember maupun Bondowoso di salah satu ruang di Mapolres Jember.
Dari pantauan media ini, terlihat beberapa kontraktor dan juga Kepala Dinas PU Bina Marga Bondowoso, silih berganti menunggu pemeriksaan di depan ruang Satreskrim Polres Jember.
"Saya hanya kebetulan main-main kesini (Polres), sambil antar teman," ujar Pujiono salah satu rekanan kontraktor yang pernah berkecimpung di dunia jurnalistik, saat bertemu wartawan.
Saat ditanya, apakah kedatangannya ada kaitannya dengan pemeriksaan KPK terhadap kontraktor dan beberapa pejabat Pemkab Bondowoso? Puji enggan memberikan jawaban.
Namun Puji menyatakan, bahwa orang yang duduk di sampingnya adalah pejabat dari Bondowoso. "Kalau yang tadi duduk di samping saya, dan satu lagi berpakaian batik, itu pejabat di Bondowoso," ujar Puji.
Dari informasi yang didapat media ini, 2 pejabat yang menjalani pemeriksaan KPK di Mapolres Jember, salah satunya adalah H. Munandar Kepala Dinas PU. Bina Marga Kabupaten Bondowoso.
Baca Juga : Pegiat Anti Korupsi Banyuwangi Minta Bupati Menjadi Contoh dan Teladan Perangi Korupsi
Saat beberapa wartawan mencoba konfirmasi kepada H. Munandar, yang bersangkutan enggan memberikan keterangan dan langsung kembali masuk ke ruang penyidikan. "Maaf mas saya gak bisa komentar dulu," ujarnya dengan buru-buru masuk ke dalam ruang penyidikan.
Selain sejumlah pejabat dan juga kontraktor asal Bondowoso yang diperiksa di Mapolres Jember, beberapa kontraktor asal Jember juga menjalani pemeriksaan.
M. Husni Thamrin.SH.MH., selaku kuasa hukum dari CV. Raelina Dwikania Jaya dan CV Atmananda utama, menyatakan, bahwa materi pemeriksaan wewenang dari pihak penyidik KPK. "Itu materi penyidikan kewenangan KPK, yang mana saat ini masih berlangsung, hasilnya seperti apa, kami belum bisa menjelaskan," ujar M. Husni Thamrin singkat.
Sementara Kapolres Jember AKBP. Moh Nurhidayat, saat dikonfirmasi membenarkan, jika ada penyidikan KPK RI di Mapolres Jember, terkait OTT di Bondowoso. "Benar mas, ada surat permohonan dari KPK untuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi di Mapolres Jember," ujar Kapolres singkat. (*)