JATIMTIMES - Asam urat bisa kambuh sewaktu-waktu dengan keluhan khas berupa nyeri dan bengkak pada sendi ibu jari kaki. Namun, jangan pernah anggap sepele jika asam urat kamu tinggi. Sebab disebutkan jika asam urat dapat merusak ginjal. Benarkah?
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Dana Pramudya, SpPD melalui akun Twitternya @danapramudya, menjelaskan jika asam urat dihasilkan dari pemecahan purin, yang ditemukan dalam makanan tertentu dan juga diproduksi oleh tubuh.
Baca Juga : Simak, Inilah Gaya Rambut Perempuan yang Dilarang dalam Islam
"Jika tubuh memproduksi asam urat dalam jumlah yang berlebihan, atau ginjal tidak mampu membuangnya dengan cepat, maka kadar asam urat dalam darah dapat meningkat," jelas dr. Dana, dikutip dari Twitternya Senin (1/8/2023).
Jika dalam darah mengalami kelebihan asam urat, maka akan membentuk kristal-kristal. Nah, kristal ini biasanya dapat dikeluarkan oleh ginjal. Namun jika terlalu banyak, ginjal mungkin tidak dapat mengatasinya.
"Semakin tinggi asam urat. Maka semakin banyak juga jumlah kristal yang tidak bisa dikeluarkan oleh ginjal," jelas dia.
Akibat dari kristal asam urat yang menumpuk di ginjal kemudian akan membentuk yang namanya batu ginjal. Meski begitu, penyebab batu ginjal tidak selalu faktor hal tersebut.
"Batu ginjal bisa menyebabkan rasa sakit dan mungkin memerlukan pengobatan medis," jelas dia.
Lantas jika batu ginjal tak segera diatasi secara medis, maka bisa menyebabkan gangguan ginjal.
Selain batu ginjal, menurut dr. Dana, kristal asam urat juga dapat menyebabkan peradangan pada ginjal. "Peradangan ini dalam jangka panjang dapat merusak jaringan ginjal dan mengurangi fungsinya," tandas dr. Dana.
Lebih lanjut, dokter yang berpraktik di RS Siloam Surabaya tersebut menjelaskan jika proses peradangan ginjal ini cukup rumit. Karena berkaitan dengan banyak hal termasuk reaksi imunologi.
"(Intinya) Batu ginjal dan peradangan dapat meningkatkan tekanan pada ginjal, yang dapat merusak organ tersebut dan mengurangi kemampuannya untuk menyaring," ungkap dr. Dana.
Baca Juga : Viral, Balita Berusia 3 Tahun Diduga Dapat Kekerasan Dokter, Hanya Karena Catur
Jika batu ginjal dan peradangan terus dibiarkan, dalam jangka panjang akan membuat ginjal menjadi "mengecil". Sehingga menyebabkan penyakit gagal ginjal kronis.
"Jika kerusakan ginjal berlanjut dan tidak diobati, ini dapat menyebabkan gagal ginjal. Ini adalah kondisi medis yang serius yang memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal," tandas dia.
Jadi dr. Dana mengimbau agar pasien dengan diagnosis medis demikian, diminta agar melakukan kontrol rutin.
"Proses perburukan (kondisi ginjal) ini dapat dicegah dengan kontrol rutin dan kendali yang baik," imbau dia.
Dokter Dana juga meminta agar tidak melupakan screening rutin bagi siapapun itu. Baik dengan keluhan sakit maupun tanpa keluhan.
"Jangan dibiarkan. Sekali lagi jangan lupa screening rutin. Hal ini dapat mencegah perburukan baik fungsi ginjal maupun gangguan sendi akibat asam urat," jelas dia.
"Tidak semua asam urat tinggi akan berakibat begini. Tetap konsultasikan pada dokter yang merawat anda," pungkas dr. Dana.