Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Buntut Offroad Motor Trail Rusak Edelweis Rawa di Ranca Upas, Perhutani Lakukan Penanaman Kembali 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

09 - Mar - 2023, 15:49

Placeholder
Rehabilitasi lahan berupa penanaman kembali sebagai upaya pemulihan ekosistem di Ranca Upas (foto Twitter @PerumPerhutani)

JATIMTIMES - Aksi komunitas motor trail yang merusak pelestarian bunga edelweis rawa di Ranca Upas, Ciwidey, Bandung masih menjadi sorotan. Sebagai bentuk tanggung jawab, Perum Perhutani bersama dengan Econique (Perhutani Alam Wisata) sebagai pengelola Wisata Ranca Upas melakukan rehabilitasi lahan. 

"(Bersama) stakeholders, pemerhati lingkungan dan pihak-pihak terkait melakukan rehabilitasi lahan berupa penanaman kembali sebagai upaya pemulihan ekosistem di Ranca Upas," tulis akun Twitter @PerumPerhutani. 

Baca Juga : Diikuti 6 Peserta, Ujian Perangkat Kasi Kemasyarakatan Desa Tunggulsari Berjalan Lancar

Selain itu, pihak Perum Perhutani juga akan menghentikan pemberian izin offroad di kawasan hutan. "Sebagai tindak lanjut, Perum Perhutani menghentikan pemberian izin aktivitas offroad kendaraan motor dan mobil pada kawasan hutan yang tidak sesuai prosedur," tegas Perum Perhutani. 

Sebelumnya viral video yang diunggah akun TikTok @mang_uprit_mangprang79, kecewa karena usaha menghijaukan lahan tersebut sia-sia akibat ulah komunitas motor trail. Padahal bunga tersebut termasuk langka di dunia. 

"Biar semua paham dan mengerti. Bunga rawa atau edelweis rawa tumbuh di dua negara, termasuk Indonesia, di Indonesia pun hanya ada di rawa Ranca Upas sama Ciharus Kamojang Garut,” Jelas Mang Uprit yang secara langsung menunjukkan betapa langka bunga tersebut. 

Dalam video berdurasi 3 menit itu nampak salah satu petani edelweis rawa, Mang Uprit meluapkan kekesalannya kepada komunitas motor trail. 

"Buat teman-teman semuanya, panitia di acara Event Trail Ranca Upas dan khususnya orang Perhutani yang memberikan kebijakan, memberikan izin terkait acara tersebut, lihat nih, dampaknya, hancur, lihat dengan mata Anda, hancur nggak?," tegas Mang Uprit mengawali luapan kekesalannya. 

"Udah saya tanam lagi, saya kembangbiakkan disini bunga rawa, saya lestarikan, saya perbanyak dengan cara pengembangbiakan dari tunas. semoga semua paham kenapa saya marah di acara event trail Ranca Upas.” imbuh Mang Uprit. 

Baca Juga : Kuasa Hukum Sebut Mario Dandy Tidak Tahu Jika Ayahnya, Rafael Alun Dipecat

Sembari memperlihatkan penampakan wisata Ranca Upas yang sudah tak hijau lagi, Mang Uprit mengungkapkan jika melestarikan bunga edelweis rawa ini susah dan butuh waktu lama agar kembali hijau.

“(Edelweis) Tumbuh lagi enggak? Susah. Menghijaukan lokasi ini ini juga kapan mau hijau lagi, lama, butuh waktu," ungkap Mang Uprit dalam videonya.

Padahal di area itu, sudah terdapat plang larangan menginjak dan mengambil bunga rawa. Namun sayangnya, peringatan tersebut tidak dianggap oleh panitia dan komunitas motor trail di Ranca Upas.

“Sebelum kejadian, plang ini sudah berdiri. Mestinya ini juga sudah paham.” Jelas Mang Uprit.


Topik

Peristiwa komunitas motor trail ranca upas perhutani



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana