Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan Lomba Desa Kabupaten Malang 2023

Unggul di Bidang Administrasi dan BUMDes, Sengguruh Wakili Kepanjen pada Lomba Desa Berhadiah Rp 500 Juta

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : A Yahya

01 - Mar - 2023, 20:18

Placeholder
Camat Kepanjen Ikhwanul Muslimin saat menerima Penghargaan Adipura yang diserahkan oleh Menteri LHK di Jakarta kepada Bupati Malang HM Sanusi pada beberapa waktu lalu. (Foto : Camat Kepanjen for Jatim Times)

JATIMTIMES - Sebanyak 14 desa di Kecamatan Kepanjen sedang berpacu untuk memberikan yang terbaik dalam Lomba Desa Kabupaten Malang 2023. Hingga Rabu (1/2/2023), Pemerintah Kecamatan Kepanjen sedang intens melakukan pembinanan dan pengarahan. Di proyeksikan, Desa Sengguruh bakal maju untuk mewakili Kecamatan Kepanjen dalam ajang bergengsi yang memperebutkan total hadiah Rp 500 juta tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Camat Kepanjen Ikhwanul Muslimin, saat dikonfirmasi Jatim Times, Rabu (1/3/2023). "Sudah ada yang diproyeksikan mewakili Kecamatan Kepanjen, yaitu Desa Sengguruh. Tapi semua desa saya dorong agar tidak berharap kepada Desa Sengguruh saja, jadi semua desa saya perbolehkan dan izinkan untuk mengikuti Lomba," katanya.

Baca Juga : Dilirik Investor Jepang, 5 Investasi Sektor Perikanan Bakal Berkembang di Kabupaten Malang

Menurutnya, lampu hijau yang diberikan kepada 14 Pemerintah Desa (Pemdes) untuk berpartisipasi dalam Lomba Desa Kabupaten Malang 2023 tersebut, ditujukan guna memotivasi para perangkat desa dan masyarakat untuk berlomba-lomba memberikan terobosan baru.

Oleh karenanya, saat ini tim internal Pemerintah Kecamatan Kepanjen terus melakukan evaluasi dan pembinaan terkait apa kekurangan yang perlu segera dibenahi oleh Pemdes.

"Semua kami ikutkan lomba, tapi kalau memang diharuskan hanya satu desa ya sementara ini Desa Sengguruh. Tapi tidak menutup kemungkinan desa lainnya bisa lebih baik, karena sudah kami berikan list terkait kekurangan yang perlu dibenahi untuk mengikuti lomba tersebut," jelasnya.

Sejauh ini, diterangkan Ikhwanul, Desa Sengguruh dikatakan layak mewakili Kecamatan Kepanjen dalam Lomba Desa Kabupaten Malang 2023, lantaran berbagi pertimbangan. Selain potensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang tergolong telah berkembang pesat. Input data administrasi di Desa Sungguruh juga tertib dan memadai.

"(Desa) Sengguruh itu BUMDes-nya jalan, terus administrasinya bagus, bahkan ada wisatanya juga, jadi komplit," ucap Camat Kepanjen yang wilayah pemerintahannya baru saja memperoleh Penghargaan Adipura ke-12 tersebut.

Berbagai potensi BUMDes yang saat ini sedang berkembang di Desa Sengguruh tersebut, meliputi ekonomi kerakyatan dan UMKM hingga potensi wisata. 

"BUMDes-nya jalan, di sana (Desa Sengguruh) kegiatannya banyak. Termasuk punya huller untuk padi. Sudah ada usahanya, kalau yang lainnya itu hanya sembako, ini sudah sampai ngiling. Kalau memang ada yang jualan di kulak sekalian terus di jual. Kemudian juga ada kampung topeng dan juga batik," bebernya.

Terakhir, Ikhwanul berharap Kecamatan Kepanjen bisa menjadi juara dalam Lomba Desa Kabupaten Malang 2023. Sehingga kemakmuran masyarakat, khususnya di tingkat desa bisa semakin meningkat.

Baca Juga : Menyusul Rafael, Kemenkeu Juga Akan Copot Pejabat Bea Cukai DIY Eko Darmanto Buntut Hedon

"Tentunya semua optimis menang, apalagi ada iming-iming hadiahnya, pasti semua desa akan serius. Tujuannya demi kemakmuran masyarakat desa," tukasnya.

Sebagaimana yang telah diberitakan, Pemkab Malang melalui DPMD Kabupaten Malang bersama Jatim Times Network akan menggelar Lomba Desa Kabupaten Malang 2023. Lomba tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendorong usaha pembangunan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas masyarakat, partisipasi masyarakat, penanggulangan kemiskinan dan swadaya gotong royong masyarakat di desa dan kelurahan.

Selain itu juga sekaligus untuk mengevaluasi keberhasilan usaha-usaha masyarakat dalam pembangunan. Yakni dengan melihat tingkat perkembangan desa selama dua tahun terakhir.

Terkait lomba tersebut, Kepala DPMD Kabupaten Malang, Eko Margianto telah melakukan sosialisasi ke desa dan kelurahan di Kabupaten Malang sejak Rabu (22/2/2023). Tidak hanya menggandeng media Jatim Times Network, akademisi dari Universitas Brawijaya (UB) juga turut dilibatkan dalam lomba tersebut.

Sementara itu, total hadiah yang disediakan penyelenggara mencapai Rp 500 juta. Hadiah tersebut merupakan dana program yang dialokasikan pada PAK APBD Tahun 2023. Sedangkan dalam realisasinya akan disalurkan melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Jika dibandingkan dengan beberapa lomba yang telah diselenggarakan, ajang kali ini merupakan agenda perlombaan dengan hadiah terbanyak di Jawa Timur.

Di sisi lain, Direktur Jatim Times Network, Lazuardi Firdaus menyebut, nantinya akan ada 10 juri dalam penilaian lomba yang memiliki konsep berbeda dengan beberapa wilayah lainnya tersebut. Ke-10 juri itu, delapan juri diantaranya dari OPD, satu juri dari media yakni Jatim Times dan satu juri lainnya dari akademisi Universitas Brawijaya.


Topik

Pemerintahan lomba desa kabupaten malang 2023 desa sengguruh kecamatan kepanjen



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

A Yahya