free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Benny Wenda Menjadi Sorotan Usai Tiba-tiba Membela Lukas Enembe

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

14 - Jan - 2023, 03:23

Loading Placeholder
Tokoh separatis Papua, Benny Wenda. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Tokoh separatis Papua, Benny Wenda tengah menjadi sorotan usai tiba-tiba mengemukakan pembelaannya terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe.

Dalam pembelaannya, Benny meminta pemerintah Indonesia membebaskan Lukas yang ditahan KPK atas kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Baca Juga : Arif Rachman Ungkap Kemarahan Terbesar Ferdy Sambo saat Timsus Lakukan Olah TKP

Pembelaan itu kemudian disoroti oleh anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar Dave Laksono. Ia mengaku heran dengan pembelaan Benny yang tiba-tiba membela Lukas.

"Benny Wenda kan jelas-jelas adalah lawan dari pada pemerintah. Mereka mendorong untuk perpecahan, kenapa mereka bisa minta-minta dari pemerintah?" ujar Dave di Kantor PPK Kosgoro 1957, Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2023).

Lebih lanjut, Dave menilai Benny dan juga organisasinya adalah penyebab utama kekacauan yang terjadi di Papua. 

"Kalau mereka mau minta apa-apa, seharusnya mereka kembali ke Indonesia menyerahkan diri. Dia jelas-jelas adalah pelaku utama dari kekacauan yang ada di Indonesia. Dia adalah pemimpin perpecahan yang ada di Papua. Jadi jangan meminta, seharusnya menyerahkan diri untuk diproses hukum," kata dia.

Dave kemudian mengatakan seharusnya pembuat kerusuhan di Papua harus diberantas seperti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu disebabkan organisasi sparatis itu telah merugikan banyak pihak, khususnya masyarakat Papua.

Bahkan, Dave mengatakan para pihak itu selalu bersembunyi di belakang masyarakat Papua untuk menghindari hukuman.

"Presiden kan kemarin sudah mengatakan untuk bertindak tegas. Tentu kepada mereka yang jelas-jelas angkat senjata, ya harus bertindak tegas, dan harus diberantas," kata dia.

Baca Juga : Pencuri Alat Pertukangan Diringkus Polisi Saat di Warung Kopi

"OPM ini selalu bersembunyi di belakang masyarakat Papua. Mereka menembaki tentara, mereka membakar sekolah, Puskesmas. Nah itu semua dihancurkan. Nah, akibatnya yang dirugikan masyarakat secara umum," tambahnya.

Sebelumnya, Benny mengemukakan pernyataan bahwa saat ini Lukas tengah berada dalam bahaya. Pernyataan itu disampaikan Benny melalui akun Twitternya.

"Indonesia harus segera membebaskan Gubernur Lukas Enembe yang ditangkap atas tuduhan korupsi palsu. Gubernur Enembe lumpuh dan membutuhkan perhatian medis segera. Sementara dia ditahan oleh Indonesia, nyawanya dalam bahaya," cuit Benny via akun Twitternya, Kamis (12/1/2023).

Sebagai informasi, Lukas Enembe telah ditahan KPK. Lukas juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap Rp 1 miliar dan dugaan gratifikasi Rp 10 miliar.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---