JATIMTIMES - Sebuah bus mengalami kecelakaan tunggal di Tol Cipali Km 100.900 arah Palimanan wilayah Kalijati, Kabupaten Subang.
Akibat dari kecelakaan tersebut, sebanyak 2 orang kehilangan nyawa dalam kejadian itu.
Baca Juga : Komentari Kekalahan Persis Solo, Kaesang Beri Sindiran ke Arema
Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Minggu, (11/12/2022). Kanit Gakkum Polres Subang Ipda Endang Sudrajat menceritakan kronologi kecelakaan bus tersebut.
Endang mengatakan, kecelakaan itu terjadi pada Minggu (11/12) sekitar pukul 14.00 WIB.
Bus Sahabat Prima dengan nopol E 7674 KA yang dikemudikan Herman (47), diduga mengalami rem blong. Bus itu membawa 40 penumpang.
Pemicu utama kecelakaan itu adalah rem blong dan pengemudi kurang antisipasi tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
"Diduga kendaraan mengalami rem blong dan pengemudi kurang antisipasi tidak menjaga jarak aman sehingga kendaraan oleng ke kanan menabrak pembatas jalan kemudian terperosok ke dalam median tengah," ujar Endang, dikutip dari detikJabar, Senin (12/12/2022).
Sebanyak dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan bus tersebut.
Dua korban tewas bernama Wawan Setiawan warga Dusun Wage RT 004/002, Kabupaten Kuningan dan Windiyanto (21) warga Dusun Pasirtanjung RT 011/005, Desa Sidajaya, Kabupaten Subang.
Dilaporkan juga dua orang selamat namun mengalami luka berat. Endang mengatakan korban meninggal dunia maupun luka-luka sudah dibawa ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta.
Baca Juga : Pria Asal Trenggalek Ini Ditangkap Setelah 4 Jam "Gitik" Perempuan di Bawah Umur di Rumah Kos Tulungagung
"Dua meninggal dunia, dua luka berat, 17 luka ringan. Seluruh korban dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta guna identifikasi dan penanganan medis," katanya.
Disamping itu, salah satu penumpang yang selamat dari insiden maut itu menceritakan keadaan bus sebelum mengalami kecelakaan.
"Posisi mobil lumayan kencang, kayak mau nyalip gitu terus hilang kendali jadi oleng langsung terguling aja," ujar Gunawan ditemui di sekitar RS Abdul Radjak, Purwakarta, Minggu (11/12/2022).
Lebih lanjut, Gunawan mengatakan pada saat itu kondisi bus lumayan penuh.
"Penumpang penuh, tadi banyak yang luka-luka. Yang meninggal dua orang," katanya.