free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Layanan Bapenda Kabupaten Malang di Ngijo Diserbu Warga, 656 Objek Pajak Bakal Dimutakhirkan

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Yunan Helmy

20 - Oct - 2022, 02:15

Loading Placeholder
Kabid PBB Bapenda Kabupaten Malang Nurul Hayati (belakang) memantau pelayanan pajak di Desa Ngijo.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Inovasi Bapenda Menyapa Warga (BMW) tetap mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Hal itu terlihat saat tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang mendatangi Kantor Desa Ngijo Kecamatan Karangploso, Rabu (19/10/2022).

Kedatangan tim Bapenda tersebut untuk memberikan layanan perpajakan melalui inovasi program BMW. Ratusan warga tampak memadati Kantor Desa Ngijo untuk mendapatkan pelayanan perpajakan.

Baca Juga : Fraksi PKS DPRD Kota Malang Beber 17 Poin Tanggapan atas Ranperda APBD Kota Malang TA 2023

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Bapenda Kabupaten Malang Nurul Hayati, Karangploso memang menjadi salah satu wilayah yang cukup potensial untuk sektor PBB. Hal tersebut mengingat banyaknya bangunan pertokoan dan usaha lain yang juga berpotensi cukup besar pada PBB.

Pelayanan pajak di Desa Ngijo, Karangploso.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

"Tentu objek tanah untuk gedung dengan penggunaan gudang, pertokoan atau usaha lain, itu nilainya berbeda. Untuk tanahnya sendiri juga besar karena  NJOP (nilai jual objek pajak)-nya lebih tinggi dari daerah lain," ujar Nurul kepada JatimTIMES, Rabu (19/10/2022).

Kondisi itulah yang ditangkap oleh Bapenda Kabupaten Malang sebagai potensi yang dinilai perlu dimaksimalkan melalui program BMW. Apalagi, seiring berjalannya waktu, Nurul berkeyakinan tentu ada beberapa wajib pajak (WP) yang berkepentingan untuk memutakhirkan data perpajakannya.

"Jadi, utamanya, disini kan sudah ada potensi. Tentu dengan BMW ini, kami berupaya agar potensi yang ada bisa benar-benar tergali," imbub nurul.

Nurul menjelaskan, dalam pelayanan yang dibuka di Desa Ngijo pada hari ini, ada  656 warga dari 4 desa yang melakukan pemutakhiran data perpajakan. Pelayanan BMW di Ngijo sendiri dibuka sejak pagi hingga sore.

Proses pelayanan pajak di Desa Ngijo, Karangploso.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Dari jumlah  656 tersebut, Nurul merinci ada  2 objek pajak yang melakukan pembetulan ejaan. Selain itu. 139 objek pajak melakukan mutasi penuh, 13 pendaftaran baru, 56 pembetulan luas objek, 416 objek mutasi pecah, dan sebanyak 30 objek pajak mutasi gabung.

"Ini nantinya akan kamu himpun, dengan pengajuan yang digelar di layanan BMW sebelumnya atau yang melakukan pengajuan di Bapenda. Kemudian seluruhnya (data) akan dimutakhirkan pada tahun 2023 mendatang," terang Nurul.

Nurul menyebut, wilayah Kecamatan Karangploso termasuk dalam delapan daerah di Kabupaten Malang yang menjadi poros perpajakan berdasarkan data dari Bapenda Kabupaten Malang.

Kabid PBB Bapenda Kabupaten Malang, Nurul Hayati meninjau pelayanan BMW di Desa Ngijo.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Tujuh wilayah lainnya adalah Kecamatan Lawang, Singosari, Dau, Pakis, Kepanjen, Wagir dan Pakisaji. Untuk itu, dengan program BMW ini, pihaknya berupaya mengoptimalkan potensi-potensi yang ada.

Baca Juga : Wali Kota Sutiaji Sambut Kunker Bupati Lebak, Bahas Langkah Sukses Tingkatkan PAD di Kota Malang

 

"Setidaknya kami sudah berupaya memberi ruang dengan jemput bola seperti ini. Setiap wilayah kan berbeda-beda. Ada yang pembayaran PBB-nya secara kolektif dari pemdes. Ada juga yang berbeda," pungkas Nurul.

Sebagai informasi, berdasarkan catatan Bapenda Kabupaten Malang saat ini,  wilayah Karangploso tercatat memiliki 47.780 SPPT dengan rincian luas tanah atau bumi sebesar 34.960.467 m² dan bangunan seluas 966.897 m². Sementara nilai bakunya mencapai Rp 2.853.725.716.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---