Vaksinasi Hewan Ternak, Disnakan Kabupaten Blitar: Tunggu Kebijakan Pemprov Jatim | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Vaksinasi Hewan Ternak, Disnakan Kabupaten Blitar: Tunggu Kebijakan Pemprov Jatim

Jun 22, 2022 19:04
Kepala Disnakan Kabupaten Blitar Toha Mashuri dan Kapolres Blitar memantau mobilisasi hewan ternak
Kepala Disnakan Kabupaten Blitar Toha Mashuri dan Kapolres Blitar memantau mobilisasi hewan ternak

JATIMTIMES - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Blitar menunggu kebijakan provinsi soal vaksin hewan. Hal itu dikatakan Kepala Disnakan Kabupaten Blitar Toha Mashuri menanggapi vaksin hewan ternak kabarnya sudah tiba di Indonesia.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Toha menyampaikan pihaknya intens berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait dengan vaksinasi hewan ternak. Menurutnya kehadiran vaksin sangat ditunggu para peternak di Kabupaten Blitar. Mengingat saat ini suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak di Kabupaten Blitar telah mencapai ribuan.

Baca Juga : Vaksinasi di Ngantang Dipusatkan di 2 Titik, Sasar Wilayah Belum Tersentuh PMK

"Suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak di Kabupaten Blitar sekarang kan sudah mencapai ribuan. Oleh sebab itu vaksin untuk hewan ternak ini sangat penting. Namun demikian kita masih menunggu kebijakan dari Pemprov Jatim,’’ kata Toha, Rabu  (23/6/2022).

Toha menambahkan, pihaknya berharap ke depan segera ada petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi. Sehingga masyarakat, khususnya peternak bisa lebih tenang. Mengingat dalam waktu beberapa pekan ke depan memasuki Idul Adha.

‘’Data sapi sudah kami laporkan ke provinsi. Untuk sapi perah sebanyak 12.572 ekor, tidak termasuk sapi di PT Greenfield. Kemudian untuk sapi penggemukan populasi ada 149.612 ekor. Keseluruhan data ini termasuk sapi yang suspek PMK,’’ terangnya.

Sambil menunggu kebijakan terkait dengan vaksinasi hewan ternak, Disnakan Kabupaten Blitar saat ini mengeluarkan kebijakan menutup seluruh pasar hewan di  Kabupaten Blitar.

"Nah, sambil menunggu vaksinasi, kita melakukan penutupan di semua pasar hewan untuk sterilisasi. Kami berharap ketika dibuka nanti PMK sudah terkendali dan kondisi sudah aman,’’ imbuhnya.

Baca Juga : Tren Positif di Porprov Jatim, Askab PSSI Banyuwangi: Kami Siapkan Bonus untuk Pemain Sepakbola dan Futsal  

Lebih lanjut Toha menyampaikan, update terbaru kasus PMK di Kabupaten Blitar hingga pukul 14.00 WIB, jumlah total kasus mencapai 1.623 ekor sapi, 156 diantaranya sembuh, dan 5 ekor mati.

‘’Hingga hari ini ada empat kecamatan di Kabupaten Blitar yang nihil kasus PMK. Keempat kecamatan itu masing-masing Doko, Kesamben, Selorejo, dan Bakung," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
vaksin pmk disnakan kabupaten blitar

Berita Lainnya