27/11/2022 Pemkab Malang Mulai Sosialisasikan Pembayaran Melalui QRIS | Jatim TIMES

Pemkab Malang Mulai Sosialisasikan Pembayaran Melalui QRIS

Apr 03, 2022 19:29
Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedantara.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedantara.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Pewarta: Riski Wijaya | Editor: Dede Nana

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mulai menyosialisasikan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard atau biasa disingkat QRIS. Hal tersebut salah satunya mulai disosialisasikan di Pasar Berkah Ramadhan yang dibuka oleh Bupati Malang Sanusi di Desa Ampeldento, Kecamatan Karangploso, Minggu (3/4/2022) sore. 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara mengatakan, hal tersebut juga dalam rangka untuk mendukung program dari Bank Indonesia. Dan di daerah, termasuk di Kabupaten Malang, program pembayaran menggunakan QRIS disosialisasikan melalui pihak perbankan di daerah masing-masing. 

Baca Juga : Bupati Banyuwangi Harapkan UMKM Sajikan Kuliner Bersih dan Higienis Serta Akrab dengan Digitalisasi

"Jadi itu memang jadi programnya Bank Indonesia kepada semua bank untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Alat itu sebenarnya disiapkan oleh Bank Indonesia. Harapannya, bank di sini juga menyiapkan itu, tapi kan butuh waktu," ujar Made, Minggu (3/4/2022).

Menurut Made, metode pembayaran menggunakan QRIS dinilai akan lebih mempermudah masyarakat. Di mana, pembayaran digitalnya dilakukan dengan scaning barcode. Di samping itu untuk jangka panjang juga akan berpengaruh pendapatan di sektor pajak. 

"Kalau di sini (Pasar Ramadan) mungkin pajaknya berarti pajak restoran. Tapi paling tidak dari sini kan kita bisa mulai turut menyosialisasikan kepada masyarakat. Karena ke depan bisa kita lakukan ke hotel atau restoran," terang Made. 

Namun untuk menerapkan metode pembayaran secara utuh, Menurut Made masih membutuhkan waktu. Sebab, masih perlu untuk membiasakan masyarakat dari pembayaran konvensional menggunakan uang cash, beralih menjadi pembayaran melalui metode digital. 

"Minimal kan bisa untuk mencegah beredarnya uang palsu. Atau uang lecek dan kotor," imbuh Made.

Baca Juga : HUT Ke-729 Kota Surabaya, Pemkot Hapus Denda PBB

Sementara itu, Bupati Malang Sanusi berharap agar masyarakat mulai membiasakan diri untuk bertransaksi dengan metode digital. Dirinya juga mendorong agar semua pihak mulai dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) bersama pemerintah desa (Pemdes) masing-masing bisa berkreasi dan memulainya. 

"Sehingga nanti ke depan, pakai uang digital itu sudah menjadi kebutuhan. Supaya orang tidak repot membawa uang cash," pungkas Sanusi. 

Judul berita Pemkab Malang Mulai Sosialisasikan Pembayaran Melalui QRIS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Quick Response Code Indonesian Standard bapenda kabupaten malang

Berita Lainnya