Dongkrak Ekonomi, HIPMI Dorong Pemerintah Gelontor Subsidi pada Pelaku UMKM | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Dongkrak Ekonomi, HIPMI Dorong Pemerintah Gelontor Subsidi pada Pelaku UMKM

Jan 13, 2022 19:47
Forum Ekonomi Malang Raya 2022, (13/1/2022) (Amin/MalangTIMES)
Forum Ekonomi Malang Raya 2022, (13/1/2022) (Amin/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Malang mendorong adanya subsidi untuk para pelaku UMKM yang berbasis sektor online. Hal ini tentunya, sebagai upaya dalam mendongkrak perekonomian dan pemulihan ekonomi masyarakat. 

Hal ini disampaikan perwakilan HIPMI Malang, Richdjoe dalam Forum Ekonomi Malang Raya 2022, (13/1/2022). Dia mengungkapkan, angka transaksi makanan melalui Grab, GoFood, Shopee tercatat begitu tinggi. Bahkan hingga mencapai  triliunan. Karenanya, sektor UMKM juga harus turut ikut andil pada sektor tersebut.

Baca Juga : Masuk Kawasan Polres Pamekasan, Pengunjung Wajib Scanning QR Code Aplikasi PeduliLindungi

Dari sisi Kredit Usaha Rakyat (KUR), tentunya juga harus dipermudah untuk pera pelaku usaha muda. Pada 2022 dikabarkan Rp 300 Triliun akan digelontorkan untuk para pengusaha. Akan tetapi, tak semua para pelaku usaha bisa dengan mudah mendapatkan akses KUR.

"Orang bisa dapat KUR kalau belum pernah mendapatkan kredit perbankan sebelumnya, tapi itupun terkadang juga cukup sulit mendapatkan KUR karena tak ada akses," paparnya.

Namun, disampaikan Richdjoe, alangkah baiknya jika dari Rp 300 Triliun yang digelontorkan tersebut, Rp 100 Triliun bisa diberikan untuk subsidi pada layanan berbasis online. Seperti diketahui, jika dalam proses transaksi online dikenakan pajak sebesar 20 persen.  Banyak para pelaku usaha kecil bergerak pada sektor ini.

"Banyak mereka (UMKM) yang di dapur, garasi berjualan. Mereka dikenakan pajak 20 persen, bagaimana kalau misalnya angka Rp 100 Triliun disubsidi masuk ke potongan 20 menjadi 10 persen. Apalagi kalau ada campur tangan pemerintah. Dengan begitu, keutungan masyarakat bisa lebih meningkat," paparnya.

Baca Juga : Laskar Bhinneka Dukung Proses Hukum Kepada Pelaku Penendangan Sesajen 

Selain itu, perlu juga upaya untuk lebih mengenalkan atau branding dari pelaku UMKM. Salah satunya dengan membuatkan katalog bisnis. Dengan. Memiliki katalog lengkap dengan segala informasi, tentunya akan memudahkan dalam branding 

"Katalog bisnis akan dibawa ke kota besar, roadshow kita kenalkan usaha di Kota Malang," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
pemulihan ekonomi Pelaku UMKM

Berita Lainnya