Tingkatkan Kapasitas, 30 Koperasi Baru di Lumajang Dapat Pelatihan Pengelolaan Keuangan | Jatim TIMES

Tingkatkan Kapasitas, 30 Koperasi Baru di Lumajang Dapat Pelatihan Pengelolaan Keuangan

Nov 25, 2021 19:07
Inilah tiga puluh peserta yang ikut pelatihan (Foto : Asmadi/JatimTIMES )
Inilah tiga puluh peserta yang ikut pelatihan (Foto : Asmadi/JatimTIMES )

JATIMTIMES – Sebanyak 30 koperasi baru yang sudah berbadan hukum mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang, Kamis (25/11) di Aula KPRI Dwija Sejahtera Jalan Juanda Lumajang.

Dinas Koperasi Lumajang menghadirkan Irfan Fatoni SE. MSI., dari PT.  Naynau sebagai narasumber. Dalam kesempatan tersebut, Irfan Fathoni mengatakan, pelatihan dan pendidikan ini sangat diperlukan untuk memberikan bekal yang memadai kepada anggota koperasi. Sehingga mereka bisa berperan secara aktif dan dinamis. Terutama kepada koperasi baru tentang tata cara pengelolaan dengan benar. 

Baca Juga : UU Cipta Kerja Disahkan, Menko Airlangga: Pastikan Perlindungan untuk Rakyat Indonesia

"Seperti pelatihan keuangan usaha, pengelolaan usaha yang hari ini diberikan diantaranya pencatatan transaksi akuntansi dan pelaporan keuangannya," ujarnya.

Irfan Fatoni lebih jauh menjelaskan, ada dua hal yang perlu diketahui, yaitu tentang pencatatan keuangan dan yang pelaporan tentang keuangan. Fatoni juga menilai respons peserta cukup bagus terhadap materi yang diberikan.

"Pencatatan keuangannya itu terkait dengan pencatatan transaksi kas dan non kas, sedangkan untuk pelaporan keuangannya, untuk membuat lima laporan penting di dalam koperasi yaitu, neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas, perubahan baru modal dan terakhir penjelasan laporan keuangan," terangnya.

Sementara itu, Kabid Usaha Koperasi di Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lumajang, Samsul Nurul Huda SE mengatakan, saat ini pihaknya menghadirkan koperasi yang berbadan hukum baru. 

"Rata-rata badan hukumnya tahun 2020 hingga 2021. Dan didominasi oleh kaum milenial," pungkasnya.

Baca Juga : Pasca Banjir Bandang, Kawasan Hutan Kota Batu Ditanami 56 Ribu Bibit Pohon

Dalam pelatihan yang digelar itu, Samsul menjelaskan jika jumlah koperasi yang hadir disesuaikan dengan kuota, yaitu 30 orang dari 30 koperasi. Namun jika dihitung secara keseluruhan, jumlah koperasi yang berbadan hukum di Kabupaten Lumajang lebih dari itu. Karena kuota pelatihannya terbatas, sehingga yang diundang hanya beberapa saja. 

"Kadang satu kecamatan ada tiga sampai empat koperasi. Kita sebar pesertanya di Kabupaten Lumajang," pungkasnya.

Harapannya, semoga dengan adanya Basic Accunnting Training ini, koperasi baru bisa menjalankan usahanya, baik simpan pinjam maupun usaha yang lainnya.

Topik
Koperasi Kabupaten Lumajang koperasi kabupaten lumajang Berita Lumajang Berita Jatim

Berita Lainnya